Sebuah mobil Honda HR-V berplat polisi B 160 TMZ yang terparkir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan disegel penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Penyegelan dilakukan saat melakukan operasi tangkap tangan terhadap panitera pengganti berinsial T, Senin (21/8/2017) sekitar pukul 13.00 WIB.
Mobil yang disegel penyidik KPK itu berada persis tengah puluhan mobil lain yang terparkir di luar halaman PN Jaksel. Belum diketahui pemilik dari mobil tersebut. Namun diduga mobil berwarna hitam itu adalah milik T, lantaran sangat identik dengan pegawai pengadilan tersebut.
Penangkapan T dilakukan kabarnya saat dirinya berada di ruang kerjanya yang terletak di belakang gedung PN Jaksel. Penangkapan dilakukan oleh penyidik KPK sekitar pukul 12.30 WIB.
Seorang wanita yang merupakan rekan T juya mengaku jika penyidik KPK juga menyegel barang-barag milik T saat menggeledah ruang kerjanya.
"Ya barangnya, tempat kerjanya, meja sama lemari. Saya aja kaget, tadi ujuk-ujuk masuk," kata wanita yang enggan menjelaskan identitasnya.
Selain T, penyidik antirasuah juga meringkus seorang pegawai honorer. Setelah dilakukan penggeledahan dan penyegelan, keduanya dibawa penyidik KPK sekitar pukul 13.00 WIB.
Hingga kini, belum diketahui kasus apa yang berhubungan dengan penangkapan kedua orang di PN Jaksel tersebut.
Baca Juga: KPK Tangkap Panitera PN Jaksel, Segel Mobil Honda HR-V
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat