Suara.com - Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al Saud menghabiskan uang sebanyak 100 juta dolar AS atau sekitar Rp1,3 triliun untuk liburan ke Maroko selama sebulan.
Raja Salman disambul oleh putranya yang juga Wakil Pangeran Mahkota sekaligus Menteri Pertahanan Mohammed bin Salman dan Gubernur Mekkah Pangeran Khaled al-Faisal bin Abdul Aziz.
Di Maroko, Raja Salman berlibur di Tangier, di utara barat Maroko bersama lebih dari 1.000 rombongannya. Di sana mereka menginap di hotel mewah.
Raja Salman berlibur saat ada ketegangan di teluk. Saudi memutuskan hubungan politik dengan Qatar sejak Juni lalu. Qatar dituduh mendukung kelompok teroris.
Tempat Raja Salman berlibur kini sangat berubah. Di sana dibangun khusus 3 helipad saat Raja Salman datang. Selain itu banyak bangunan baru di sana.
Kawasan Tangier juga dibuat dinding di sekelilingnya dengan panjang 1,5 km. Kawasan itu dijaga 30 tentara kerajaan Maroko.
Berbagas fasilitas pun disediakan, sepeti medis dan dapur bergaya restoran terbaik. (Daily Mail)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!