Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat mulai menerapkan larangan seorang transgender menjadi tentara. Gedung Putih disebut sudah mengirimkan memo larangan itu ke pusat pertahanan AS, Pentagon.
Laporan The Wall Street Journal, Rabu (23/8/2017) kemarin menyebutkan aturan itu berlaku dalam beberapa hari ke depan. WSJ mengutip bocoran dari seorang pejabat AS yang tidak ingin disebut namanya.
Memo tersebut berisikan kata-kata “militer harus berhenti mengakui transgender”. Sementara tentara transgender saat ini dipertimbangkan untuk dipecat. Selain itu Pentagon diminta berhenti membayar premi pengobatan tentara transgender.
Sementara saat dikonfirmasi, Pentagon mengklaim belum mendapatkan ‘arahan’ dari Presiden Donald Trump.
"Departemen Pertahanan terus fokus pada misi kami untuk membela negara kita dan operasi berkelanjutan melawan musuh-musuh kita, sambil memastikan semua anggota layanan diperlakukan dengan hormat," bunyi pernyataan tersebut seperti dilansir CNN.
Sementara The Wall Street Journal menuliskan panduan larangan transgender menjadi masuk ke militer akan menjadi tanggungjawab Menteri Pertahanan James Mattis. Panduan itu akan dibuat selama 6 bulan kedepan untuk selanjutnya diterapkan. (WSJ/CNN)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Program Makan Bergizi Gratis Tuai Pujian UNICEF: Jangkau 60 Juta Orang, Sasar Masa Depan Papua
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Sepihak, Pasien Gagal Ginjal Terkendala Cuci Darah: Ini Alasannya
-
Pakar Beberkan Alasan KPK Kehilangan Masa Keemasannya
-
Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme
-
Amanah Bangsa Palestina di Balik Prabowo Boyong Indonesia ke BoP, Mengapa?
-
Kuasa Hukum Bupati Jember Beberkan Hak Finansial Wabup Capai Hampir Setengah Miliar
-
Pelaku Usaha Butuh Kepastian Regulasi, Para Pakar Ini Soroti Profesionalisme Penegakan Hukum
-
Prabowo Punya Rencana Mundur? Dino Patti Djalal Bocorkan Syarat Indonesia Gabung BoP
-
Niat Bersihkan Rumah Kosong, Warga Sleman Temukan Kerangka Manusia di Lantai Dua
-
Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Sampai Malam: Peta Sebaran Hujan Lengkap dari BMKG