Pengacara Elza Syarief menanggapi tudingan Akbar Faisal yang mengatakan keterangan dia saat diperiksa di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi dan juga saat menjadi saksi dalam persidangan adalah bohong. Elza mengatakan, Politikus Nasdem tersebut telah menjadikan Miryam S Haryani sebagai patokan, sehingga menyamakan semua saksi yang dipanggil terkait kasus tersebut.
"Jangan menjadi patokan terdakwa ini (Miryam S Haryani) mencabut keterangan yang benar, seolah-olah saya memberi keterangan tidak benar, memberi keterangan palsu. Semua saksi dinyatakan memberikan keterangan tidak benar," kata Elza di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (29/8/2017).
Lebih lanjut Elza menegaskan bahwa keterangan saksi yang disampaikan dalam persidangan kasus dugaan pemberian keterangan palsu dengan terdakwa Miryam semuanya benar. Kata dia, keterangan saksi tersebut sudah sesuai antara yang satu dengan yang lainnya.
"Pak Irman dan Sugiharto juga semua menyatakan tidak benar (ada tekanan), tapi kalau kita baca BAP-nya terdakwa itu runtut kok, semuanya klop, semua sesuai dengan yang ada dengan saksi-saksi yang lain," kata Elza.
Sebelumnya dalam persidangan Miryam, Elza menyebut nama Akbar Faisal. Faisal diduga ikut terlibat menekan Miryam terkait kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik.
Terhadap keterangan Elza tersebut, Faisal menilai tidak benar. Bahkan dia langsung melaporkan Elza ke Bareskrim Polri karena dianggap merusak kredibilitasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!