Suara.com - Presiden Suriah Bashar al-Assad melakukan salat Idul Adha di kota Qara, dekat kawasan ISIS yang berhasil ditaklukan oleh militer Suriah pada Senin.
Sempat bergerak terbatas di Damaskus selama perang sipil enam tahun, kini Assad lebih percaya diri melakukan perjalanan ke wilayah yang dikuasai pemerintah dan sekutu setelah menang dalam pertempuran.
Hengkangnya ISIS dan kelompok lainnya dari distrik Qalamoun Barat, itu berarti kawasan yang perbatasan dengan Lebanon itu yang pertama dikuasai Suriah sejak awal konflik.
Pejuang ISIS yang pergi dari distrik tersebut tetap terjebak dalam sebuah konvoi pada Jumat, setelah koalisi pimpinan AS memerangi mereka dengan serangan udara untuk memblokir agar tidak ada yang menyeberang ke wilayah utama mereka di Suriah timur.
Qara, yang beberapa mil dari pegunungan yang kering, menggambarkan perbatasan dengan Lebanon.
Pejuang ISIS di kantong perbatasan menerima genjatan senjata dan sepakat pergi setelah serangan serentak namun terpisah oleh tentara Lebanon di sisi depan dan tentara Suriah serta Hizbullah di sisi lain.
Pertukaran tawanan yang disepakati berlanjut pada Kamis saat pejuang ISIS yang terluka ditukar dengan pasukan pro-pemerintah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak