Suara.com - Seorang gadis lumpuh dirawat dalam kondisi kritis di rumah sakit setelah diserang dan dikerubuti oleh segerombolan tikus di dalam kamarnya sendri di Prancis bagian utara.
Gadis berusia 14 tahun yang menderita paraplegia (lumpuh mulai dari pinggan ke bawah) diserang oleh binatang-binatang pengerat - yang kini berubah menjadi momok di perkotaan itu - ketika sedang berbaring di kamar yang terletak di lantai dasar rumahnya di kota Roubaix.
Seorang tenaga medis, seperti dilaporkan media-media Prancis, menyebutkan bahwa gadis itu mengalami 45 luka di wajah, 150 luka pada tangannya, dan 30 luka pada kakinya.
Bahkan beberapa jari tangannya putus dan tak bisa diperbaiki kembali, demikian tulis BBC pada Jumat (8/9/2017).
Ayah gadis itu mengatakan telah menggugat pemilik rumah yang mereka kontrak, karena lalai menjaga kebersihan. Menurut laporan media lokal, tempat-tempat sampah di sekitar lingkungan itu sudah meluber.
Menurut ayah korban, puterinya yang bernama Samantha itu, ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di tempat tidurnya pada Sabtu (2/9/2017) lalu.
Ia mengatakan tak ada tanda-tanda aneh sebelum keluarganya tidur. Ia sendiri tidur di lantai dua.
"Saya melihat darah keluar dari telinganya. Saya sangat cemas ia mengalami pendarahan otak," kata ayah korban kepada media setempat.
Kini keluarga itu sudah pindah ke rumah lain dan polisi sedang menyelidiki insiden itu. Adapun Samantha, setelah diperiksa oleh dokter, tidak terinfeksi rabies.
Peristiwa serangan tikus terhadap manusia sendiri sudah tak lagi bisa dikatakan jarang. Pada Mei kemarin, bayi berusia 15 hari di Magnolia, Arkansas, Amerika Serikat kritis setelah diserang tikus di rumahnya sendiri.
Bayi mungil itu menurut dokter mengalami trauma dan tekanan psikis karena tak bisa berbuat apa-apa saat dikerubuti tikus. Ia menderita 100 gigitan dan harus menjalani operasi untuk mengobati luka terbuka pada wajahnya.
Berita Terkait
-
Shio Apa yang Paling Tidak Beruntung di Tahun 2026? Ini Alasannya
-
Tikus Menari di Atas Meja Makan
-
4 Cara Mudah Mengusir Tikus dari Rumah, Tak Perlu Racun!
-
Awas Ancaman Hantavirus! Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus, Ini Tips Amannya
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
Terkini
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung
-
Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz
-
Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung
-
Sirine Peringatan Bahaya Menggema di Bahrain, AS dan Iran Lagi Saling Serang
-
Bisa Menang Praperadilan! Mahfud Bongkar Celah Hukum di Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Korban Jiwa Berjatuhan dari Hujan Bom Amerika Serikat, Lumpuhkan Fasilitas Air Iran
-
Maut di Klub Malam Bangkok Tewaskan 27 Orang, Saksi Mata: Terdengar Ledakan Lalu Api Besar
-
AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran
-
Perang Dimulai Lagi, Amerika Gempur Iran dengan Skala Besar