Suara.com - Dua mayat ditemukan tergeletak di Sungai Klawing, Desa Palumbungan, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (11/9/2017) pagi.
"Berdasarkan laporan yang kami terima pada pukul 06.00 WIB, dua mayat tersebut ditemukan warga tergeletak di bawah jembatan," kata Kepala Kepolisian Sektor Bobotsari Ajun Komisaris Polisi Ridju Isdiyanto kepada Antara.
Selain mendatangi lokasi penemuan, kata dia, polisi juga meneruskan laporan tersebut ke Tim Inafis Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Purbalingga.
Setelah lokasi diamankan dan Tim Inafis Satuan Reserse Kriminal Polres Purbalingga tiba di tempat kejadian perkara (TKP), dua mayat tersebut segera dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr Margono Soekarjo, Purwokerto, untuk dilakukan autopsi.
Saat ditanya mengenai kemungkinan dua mayat tersebut korban pembunuhan, Ridju mengatakan pihaknya belum bisa menyimpulkan karena masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Purbalingga.
"Tapi kalau dilihat dari indikasinya (diduga korban pembunuhan) karena tangannya diikat dan tubuhnya dibungkus 'bed cover' (selimut)," katanya.
Menurut dia, kondisi dua mayat berjenis kelamin laki-laki dan perempuan itu belum membusuk atau masih baru.
Ia mengatakan, kasus penemuan dua mayat tersebut saat sekarang ditangani Satreskrim Polres Purbalingga.
Baca Juga: Kontroversial, Hakim Binsar Usul Calon Pengantin Tes Keperawanan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!