Suara.com - Seorang suami berinisial SF (25) di Kota Surabaya, Jawa Timur, menjajakan istrinya kepada para laki-laki untuk mengadakan pesta seksual berempat. Tawaran tersebut diumbar SF melalui akun Twitter.
Setiap laki-laki yang mau seranjang dengan SF dan istrinya, dikenakan biaya Rp500 ribu.
"Seluruh pelaku sudah kami amankan. SF keknian sudah dijadikan sebagai tersangka,” kata Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim Komisaris Besar Agung Yudha Wibowo, Rabu (13/9/2017).
Ia mengatakan, mereka ditangkap dalam penggerebekan di sebuah hotel Kecamatan Tegalsari, Surabaya, akhir pekan lalu.
Saat digerebek, polisi menemukan SF dan sang istri berada di atas satu ranjang dengan dua laki-laki lain. Selain SF, kata dia, polisi juga memeriksa saksi berinisial ETS, WC, AS, NL, dan AG.
Agung menuturkan, SF mengakui menikahi istrinya secara siri. Ia juga mengakui memunyai kebiasaan seksual aneh, yakni berhasrat merekam dan menonton video sang istri tengah seranjang dengan dirinya dan laki-laki lain.
SF disangkakan melanggar Pasal Pasal 296 KUHP dan 506 KUHP tentang tindak pidana, mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain, dan atau mengambil keuntungan dari aktivitas pelacuran.
Dalam penelusuran Suara.com, SF menjajakan jasa prostitusi threesome bebayar melalui akun Twitter bernama “Pasutri 3S Surabaya.”
Baca Juga: Satu Pembunuh Pasutri yang Dibungkus Selimut Ditembak Mati
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi