Suara.com - Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat menilai pengelola Diamond Club dan Karaoke, Tamansari, Jakarta Barat, telah melakukan pembiaran dan tidak melakukan pemeriksaan pada pengunjung yang datang. Sebab masih terdapat pengunjung yang ketahuan membawa narkoba.
"Sudah terbukti dua kali bandel maka perkiraan kami kan pasti pengelola tahu dan melakukan pembiaran. Kalau seperti itu kan harus ditutup," kata Djarot di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (15/9/2017).
Dua hari lalu politikus Partai Golkar Indra Jaya Piliang ditangkap penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya di Diamond Karaoke lantaran diduga memiliki sabu-sabu.
Djarot menegaskan, tempat hiburan malam atau karaoke yang sudah kedapatan dua kali terbukti ada pengunjung yang menggunakan narkoba akan dicabut izin usahanya.
"Dan kalau sudah ditutup tidak boleh lagi difungsikan untuk buka tempat hiburan lagi. Itu isi dari pergubnya. Jadi konsisten tutup," ujarnya menegaskan.
Menurut Djarot, hal itu tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 6 tahun 2015 tentang Kepariwisataan dan dikuatkan dengan peraturan gubernur. "Ini seiring dengan kita berkomitmen untuk perang melawan narkoba," ujarnya.
Meski begitu, Djarot belum mendapatkan hasil investigasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta. Setelah mendapat informasi yang akurat dan jelas, ia memastikan akan menutup tempat karaoke itu bila terbukti bersalah.
"Saya belum dapatkan info secara mendetail dari Disparbud. Tapi kalau sudah dapatkan dan itu betul maka ya sudah kita tutup. Makanya tutup kalau sudah dua kali," kata Djarot.
Untuk diketahui, pada bulan Mei 2017 lalu, Dinas Pariwisata Jakarta telah memberikan surat peringatan keras pada pengelola Diamond karena ditemukan transaksi narkoba pada April 2017.
Baca Juga: Meski Menyehatkan, Pepaya Bisa Memicu Risiko Buruk Ini
Dalam aturan yang dimiliki pemerintah Jakarta disebutkan bahwa setiap tempat hiburan malam atau karaoke ketahuan dua kali dijadikan tempat peredaran narkoba maka izinnya akan dicabut.
Berita Terkait
-
Inilah Karaoke Tempat Politikus Golkar Indra Piliang Ditangkap
-
Politikus Golkar Ditangkap, Djarot Ancam Tutup Diamond Karaoke
-
Djarot Curiga terhadap DPRD Jakarta soal Raperda Reklamasi
-
Antisipasi PKL, Trotoar yang Selesai Dilebarkan Dijaga Satpol PP
-
Ini Program Jokowi Ahok di Jakarta yang Belum Terselesaikan
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba