Suara.com - Aparat kepolisian Kota London, Inggris, menangkap seorang perempuan yang mencoba merampok taman kanak-kanak Thomas'sBattersea, tempat Pangeran George bersekolah.
Perempuan itu, seperti dilansir dari Asiaone, Jumat (15/9/2017), terjadi pada hari Selasa (12/9). Aksi perempuan itu menjadi topik pembicaraan warga Inggris dan dunia.
"Perempuan itu kami tangkap sehari setelah peristiwa, yakni Rabu (13/9). Kini, dia dalam tahanan kami," tutur aparat kepolisian setempat.
Perempuan itu diduga memunyai akses masuk dalam sekolah privat Pangeran George tersebut. Namun, polisi menolak menjelaskan detail mengenai dugaan tersebut.
Seusai peristiwa itu, polisi dan pihak sekolah kembali bertemu untuk membahas pengamanan Pangeran George. Pasalnya, aksinya itu dilakukan setelah Pangeran George bersekolah di sana, yakni sejak 7 September 2017.
"Kami sedang menyiapkan pengamanan yang lebih ketat untuk melindungi Yang Mulia Pangeran George," tandasnya.
Sementara juru bicara Istana Kensington, kediaman resmi Pangeran George dan kedua orang tuanya, meminta polisi maupun sekolah bisa memperketat pengamanan.
"Kami sangat konsern dalam persoalan ini, tapi kami tak bakal banyak bicara soal keamanan pangeran," tutur juru bicara tersebut.
Baca Juga: Indra J Piliang Jadi Tersangka Kasus Sabu
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara