Suara.com - Presiden Singapura Halimah Yacob terkejut ketika mendapat perlakuan bak selebritas saat keluar dari flatnya di Yishun, untuk bekerja di istana.
Tak ada yang berbeda dari Halimah Yacob saat berangkat kerja. Ia tampak mengenakan atasan berlengan panjang dan celana satin serta jilbab.
Ia juga hanya dikawal oleh seorang perempuan ajudannya, saat keluar dari kompartemennya. Namun, saat Halimah sampai di lantai dasar, ia kaget melihat tetangganya berkumpul dan mengucapkan selamat bekerja kepadanya.
Momen keberangatan kerja Halimah itu terekam video amatir yang lantas viral setelah diunggah ke media sosial.
Dalam video itu, seperti dilansir Stomp, Selasa (19/9/2017), Halimah tampak melambaikan tangan kepada para tetangganya.
Halimah, seperti diberitakan Straits Times, Rabu (13/9), menjadi Presiden Singapura pertama yang menolak menempati istana kepresidenan. Ia memilih untuk tetap tinggal bersama suaminya di apartemen alias rumah susun (rusun).
“Saya tetap tinggal di apartemen, daerah Yishun. Saya merasa enak, nyaman, dan sudah bertahun-tahun tinggal di sana,” tutur Halimah.
Ia menceritakan sudah 30 tahun terakhir tinggal di rusun tersebut bersama sang suami. Apartemen itu sendiri terdiri dari dua lantai yang memuat 9 kamar tidur.
Baca Juga: Emas dan Berlian 'Koruptor Sapi' Dilelang KPK, Berminat?
"Ukuran apartemen kami seluas penthouse (griya tawang). Itu sudah sangat besar buat kami,” tukas sang suami, Abdullah Alhabshee.
“Saya juga bisa memanfaatkan apartemen ini untuk berolah raga. Setiap hari saya naik-turun tangga apartemen, sehingga kesehatan saya tetap bugar,” timpal Halimah.
Haliman menuturkan, meski tetap tinggal di apartemen, ia menyerahkan kepada kementerian pertahanan perihal penjagaan keamanan.
“Kalau memang diperlukan pengamanan, saya serahkan kepada kementerian. Mereka yang paling tahu. Saya pribadi sudah merasa aman di apartemen ini,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Pertama Kalinya, Twitter Bikin Emoji Presiden Baru Singapura
-
Menari Striptis dan Telanjang di Jalan, Perempuan Ini Bikin Geger
-
Penjual Nasi Padang Jadi Presiden Singapura, Tetap Huni Rusun
-
Fakta Halimah Yacob, Presiden Muslim Perempuan Pertama Singapura
-
Halimah, Penjual Nasi Padang Jadi Presiden Singapura
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius