Ibu Iriana Joko Widodo [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengatakan kanker serviks merupakan penyebab kematian perempuan nomor dua di dunia. Agar angka kasus dapat ditekan, Iriana melakukan kampanye keliling Indonesia bersama Menteri Kesehatan Nila Moeloek.
"Saya dan ibu menteri selalu keliling ke Indonesia di pelosok manapun saya akan datangi. Karena sangat bahaya Kanker, kalau bukan kita yang peduli," ujar Iriana di acara peringatan Bulan Peduli Kanker Pemeriksaan Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara Melalui Iva Test dan Sadanis di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (20/9/2017). Acara ini juga dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Ketua Penggerak PKK Nasional Erni Guntarti Tjahjo Kumolo.
Iriana tak kalah seru dengan Presiden Joko Widodo yang selalu membagi-bagikan sepeda kepada warga yang menghadiri acaranya. Iriana membagi-bagikan peralatan elektronik, seperti rice cooker, mixer, blender, kepada peserta yang berani maju dan menceritakan pengalaman menyangkut deteksi kanker serviks.
Sita (34) merupakan salah satu peserta yang maju.
"Ke sini atas undangan atau datang sendiri, ibu tertarik nggak atau dipaksa kesini," kata Iriana.
"Saya dikasih tahu. Saya tertarik bu," Sita menjawab.
Iriana kemudian bertanya kepada Sita mengenai hasil pemeriksaan dini kanker serviks.
"Sudah diperiksa bu. Puji Tuhan," kata Sita..
Iriana yang melihat hasil pemeriksaan terhadap Sita kemudian ikut bersyukur.
"Alhamdulillah sehat dan nanti bisa nambah adik lagi pasti menghasilkan anak yang cerdas," kata Iriana.
Setelah itu, Sita mendapatkan rice cooker dari Iriana yang diberikan lewat anggota Pasukan Pengamanan Presiden.
"Saya dan ibu menteri selalu keliling ke Indonesia di pelosok manapun saya akan datangi. Karena sangat bahaya Kanker, kalau bukan kita yang peduli," ujar Iriana di acara peringatan Bulan Peduli Kanker Pemeriksaan Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara Melalui Iva Test dan Sadanis di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (20/9/2017). Acara ini juga dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Ketua Penggerak PKK Nasional Erni Guntarti Tjahjo Kumolo.
Iriana tak kalah seru dengan Presiden Joko Widodo yang selalu membagi-bagikan sepeda kepada warga yang menghadiri acaranya. Iriana membagi-bagikan peralatan elektronik, seperti rice cooker, mixer, blender, kepada peserta yang berani maju dan menceritakan pengalaman menyangkut deteksi kanker serviks.
Sita (34) merupakan salah satu peserta yang maju.
"Ke sini atas undangan atau datang sendiri, ibu tertarik nggak atau dipaksa kesini," kata Iriana.
"Saya dikasih tahu. Saya tertarik bu," Sita menjawab.
Iriana kemudian bertanya kepada Sita mengenai hasil pemeriksaan dini kanker serviks.
"Sudah diperiksa bu. Puji Tuhan," kata Sita..
Iriana yang melihat hasil pemeriksaan terhadap Sita kemudian ikut bersyukur.
"Alhamdulillah sehat dan nanti bisa nambah adik lagi pasti menghasilkan anak yang cerdas," kata Iriana.
Setelah itu, Sita mendapatkan rice cooker dari Iriana yang diberikan lewat anggota Pasukan Pengamanan Presiden.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Gelar SE dan MM Iriana Jokowi Dipermasalahkan, Dosan UMS Beri Kesaksian
-
Wakil Rakyat Tapi Tidak Merakyat? Ini 8 Item Fashion Mewah Pejabat Indonesia yang Jadi Sorotan
-
Istri dan Menantu Jokowi Jadi Sorotan: Akun IG Ini Bongkar Gaya Hidup Mewah Mereka
-
Kilas Balik Perjuangan Mualaf Selvi Ananda, Matanya Berbinar Saat Masuk Gereja
-
Perubahan Dagu Iriana Jokowi Dulu dan Sekarang Disorot: Tajam ke Bawah Kayak Hukum Indonesia
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
JakartaKelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni
-
Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun
-
Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu
-
Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!
-
Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun
-
Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998
-
Prabowo Murka! Bunga Pinjaman Orang Miskin 24 Persen, Pengusaha Besar Cuma 9 Persen
-
Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara
-
Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Chromebook!
-
Menhub Absen Karena Sakit, DPR Tunda Rapat Bahas Rentetan Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur