Suara.com - Polisi mengamankan 42 imigran asal Bangladesh dari area perkebunan PT. MMJ kecamatan Rupat.
"Mereka ditemukan pada Minggu tanggal 24 September kemarin, sekira pukul 14.00 Wib, ke 42 imigran Banglades ini dari area kebun PT. MMJ kecamatan Rupat yang ditemukan di area Divisi 8 kebun sawit PT MMJ," kata Humas Polres Bengkalis, Ipda Zulkifli di Bengkalis, Senin (25/9/2017) dikutip dari Antara.
Berdasarkan pemeriksaan, puluhan imigran itu ternyata sudah ditinggal selama empat hari oleh tekong yang membawanya dari Singapura. Pengakuan ini didapat dari Robby, salah satu imigran yang bisa berbasa Melayu.
"Dari keterangan Robby, mereka berangkat dari Singapura via Pekanbaru dari Pekanbaru menuju ke Dumai dengan 5 unit travel, dan diturunkan di tepi Dumai selanjutnya menuju Rupat dan diturunkan di pantai area Pt. MMJ Divisi 8 Kecamatan Rupat," kata Zulkifli.
"Setelah diamankan kita adakan koordinasi dengan Pihak Imigrasi Dumai, ke 42 warga negara Bangladesh ini diserahkan ke Rudenim Dumai, dan selanjutnya dilakukan lidik lebih lanjut terhadap tekong atau yang membawa warga negara Bangladesh ini," ujarnya lagi.
Selanjutnya, oleh Unit Reskrim Polsek Rupat serta Unit Pol Air Polres Bengkalis. ke 42 WNA itu dibawa ke Dumai.
"Sekira pukul 15.30 Wib personel beserta ke 42 imigran asal Banglades ini telah sampai di Pelabuhan TPI Dumai untuk kemudian dibawa ke Kantor Imigrasi Dumai," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik