Suara.com - Ratusan massa dari berbagai organisasi mulai memadati jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017), pada pukul 11.20 WIB. Massa aksi berdemonstrasi untuk memperingati hari Buruh Tani yang jatuh pada hari ini.
Pantauan suara.com, adapun massa membawa sejumlah atribut spanduk maupun mobil komando untuk menyampaikan aspirasi mereka.
Salah satu spanduk antara lain bertuliskan "Hentikan Perampasan Ruang Hidup Nelayan". #IndonesiaDaruratAgraria.
Selain itu aparat kepolisian dengan berpakaian lengkap dengan tameng maupun alat pemukul bambu telah disiagakan. Para massa juga dibatasi dengan kawat berduri.
Selain itu, arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Utara masih terpantau lancar, belum terlihat ada pengalihan arus lalu lintas. Kendaraan roda dua maupun roda empat masih tetap dapat melintas.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menerima surat pemberitahuan aksi unjuk rasa dari Aliansi Grakan Performa Agraria (AGRA) diperkirakan 7.000 orang bertepatan memperingati Hari Tani Nasional Ke-57 di Istana Kepresidenan pada Rabu (27/9/2017).
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan