Suara.com - Ratusan massa gabungan dari berbagai aliansi tani berdemonstrasi dalam peringatan Hari Tani Nasional, Rabu (27/9/2017), di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.
Koordinator Umum Komite Nasional Pembaruan Agraria (KNPA) Dewi Kartika mengatakan ada enam tuntutan para tani kepada pemerintah. Pertama, segera meluruskan pelaksanaan reforma agraria yang sesuai dengan Undang-Undang Dasar Pasal 33, UUPA 1960 dan Tap MPR No XI/2001 tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam.
"Reforma agraria bertujuan mengurangi ketimpangan, menyelesaikan konflik agraria, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat," kata Dewi di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017).
Kedua, Presiden Joko Widodo dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) diminta untuk meninjau ulang dan melakukan koreksi terhadap undang-undang serta peraturan pelaksanaannya yang terbukti tidak sejalan dengan konstitusi dan Undang-Undang Pokok Agraria tahun 1960.
"Presiden (agar) segera mengambil langkah tegas untuk menyelesaikan konflik agraria yang terjadi di seluruh Indonesia, itu tuntutan kami yang ketiga," ujar Dewi.
Kemudian keempat, pemerintah diminta dapat mengusut tuntas praktek-praktek korupsi di bidang agraria, khususnya di sektor perkebunan, kehutanan, dan pertambangan yang telah menyebabkan perampasan tanah, kerusakan lingkungan dan konflik agraria.
"Kami inginkan pula moratorium izin baru di sektor perkebunan, kehutanan dan pertambangan, serta melakukan review dan penertiban terhadap izin-izin lama yang terbukti melanggar hukum, serta melakukan penegakan hukum terhadap korporasi pelanggar HAM dan pelaku perusak lingkungan," ujar Dewi.
Tuntutan terakhir, para buruh tani meminta Presiden Jokowi untuk mendorong agar perusahaan-perusahaan pertanian dan perkebunan diarahkan kepada sektor hilir atau niaga industri pengolahan pasca-panen dan pengembangan teknologi.
"Sementara tanah-tanah pertanian dan perkebunan dimiliki oleh rakyat dan koperasi petani," ujar Dewi.
Baca Juga: Ingin Bertemu Jokowi, Petani Demo Membawa Anaknya yang Sakit
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China