Suara.com - Remaja (17) asal Kuala Lumpur, Malaysia, tega memukuli ibu kandung cuma karena tidak mendapatkan uang saku sebesar dua ringgit.
Dilansir pada Asia One, video peristiwa tersebut kini beredar. Video tersebut ternyata direkam oleh salah satu anggota keluarga.
Dalam video terlihat remaja memukul ibunda sampai berulangkali. Ibunda sampai tak berdaya dan terlihat sangat ketakutan dengan sikap anak laki-lakinya.
Ampang Jaya OCPD Assistant Communication Hamzah Alias mengatakan remaja tersebut kehilangan kesabaran karena ibu menolak memberikan uang. Ketidaksabaran hampir membuat bangku yang berada di dekatnya melayang ke orang yang telah melahirkannya.
Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke kantor kepolisian.
“Keluarga tersebut khawatir akan keamanan remaja setelah video tersebut menjadi virus. Kami telah mengambil pernyataan dari semua orang yang terlibat dan orang tua dari anak laki-laki tersebut tidak ingin mengajukan tuntutan terhadapnya,” tutur anggota polisi.
Polisi sudah memeriksa pelaku dan saksi. Dari hasil pemeriksaan terhadap urine remaja tersebut, tidak ditemukan zat narkoba.
Saat ini, polisi masih mengembangkan kasus tersebut karena termasuk pelanggaran Pasal 323 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal satu tahun penjara dan denda dua ribu ringgit. (Maidian Reviani)
Tag
Berita Terkait
-
9 Fakta Unik tentang Iran, Acungkan Jempol sama Artinya dengan Jari Tengah
-
Anak SD Ini Punya Skill Cukur Rambut Luar Biasa, Hasilnya Sekelas Barbershop
-
15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
-
Sambel Belut Gelut, Hidangan Langka yang Jadi Ide Kuliner dan Berbuka Puasa
-
5 Ide Hampers Lebaran Unik 2026 yang Bikin Penerima Langsung Melongo
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi
-
Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas
-
Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!
-
Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?
-
Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final
-
Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS
-
Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!
-
Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan
-
Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan
-
Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji