- Pencurian pelat besi JPO Daan Mogot dan railing Ancol kembali terjadi dan meresahkan warga Jakarta awal pekan ini.
- Gubernur Pramono menginstruksikan pemasangan CCTV dan pengawasan ketat di seluruh infrastruktur publik mulai Selasa, 14 April 2026.
- Pemprov DKI Jakarta berkomitmen mengambil tindakan tegas bagi pelaku pencurian demi menciptakan keamanan kota yang lebih tertata.
Suara.com - Aksi pencurian pelat besi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang sempat meresahkan warga ibu kota beberapa waktu lalu kembali viral di media sosial awal pekan ini.
Pelat-pelat besi pijakan di bagian tangga atas JPO Daan Mogot, Jakarta Barat yang berlokasi di dekat Pom Bensin Vivo dilaporkan raib digondol maling untuk ketiga kalinya.
Bergeser sedikit ke utara Jakarta, masalah serupa juga terjadi dengan hilangnya railing besi di sepanjang Jalan RE Martadinata, di depan Gerbang Barat Ancol.
Kasus pencurian besi di dua titik berbeda ini langsung mendapat perhatian Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang menginstruksikan jajarannya untuk memperketat pengawasan di seluruh infrastruktur.
"Sekarang ini hampir semua JPO saya udah minta untuk mulai dipasang CCTV," ujarnya di kantor UP PPP Bina Marga DKI, Jakarta Timur, Selasa (14/4/2026).
Tindakan berulang tersebut dinilai bukan lagi sekadar kriminalitas biasa, melainkan sudah mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat.
"Kalau kemudian masih ada yang mengambil atau mencuri besi-besi yang ada di JPO, saya akan mendorong untuk diambil tindakan tegas kepada siapapun itu," tegas Pramono.
Masalah "rayap besi" yang tak kunjung selesai tentu jadi batu sandungan politisi PDIP itu dalam upayanya membawa Jakarta menjadi kota global saat genap berusia 5 abad nanti.
Pramono pun menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk membenahi wajah kota agar lebih aman dan tertata bagi penghuninya.
Baca Juga: JPO Sarinah Segera Dibuka Akhir Februari 2026, Akses ke Halte Jadi Lebih Mudah!
"Jakarta pelan-pelan kami benahi. Mudah-mudahan, siapapun yang melakukan itu segera kami bisa tangkap," tutupnya.
Berita Terkait
-
Ironi Lift JPO Ikonik di Jaksel: Dulu Dibanggakan, Kini Macet Tak Berfungsi
-
Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar
-
JPO Sarinah Selesai Direvitalisasi, Pemprov DKI Bidik Opsi Integrasi Langsung ke Pusat Perbelanjaan
-
JPO Sarinah Segera Dibuka Akhir Februari 2026, Akses ke Halte Jadi Lebih Mudah!
-
Sisi Gelap Penjarahan Fasilitas Jakarta: Antara Desakan Perut Urban dan Lemahnya Sistem Pengawasan
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah
-
Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD
-
Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027
-
Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari
-
Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang
-
Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!
-
Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas