Suara.com - Sisa masa jabatan Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat tinggal 15 hari lagi. Dia pun terus mengomunikasikan dan melaporkan pekerjaan yang sudah dikerjakan kepada mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Djarot membesuk Ahok di rumah tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pekan lalu. Sejumlah program dilaporkan ke Ahok, salah satunya perkembangan pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak, yang menjadi program andalan Ahok.
"Sebelum tanggal 15 ini kan istilahnya kita harus ngebut ya, ngebut untuk menyelesaikan beberapa program yang bisa kita selesaikan dengan segera," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (29/9/2017).
Kepada Ahok, Djarot menyampaikan tidak akan meresmikan RPTRA yang pembangunannya belum kelar. Saat ini pemerintah Jakarta telah memiliki sekitar 188 RPTRA yang tersebar di enam wilayah.
"Begitu RPTRA diresmikan, harus bisa dimanfaatkan oleh warga," kata dia.
Selanjutnya Djarot menyampikan perkembangan program bedah rumah yang sudah dilakukan di Cilincing, Jakarta Utara. Kemudian perbaikan trotoar juga dilaporkan ke Ahok.
"Kalau saya ketemu beliau kan disamping tanya tentang bagaimana kesehatan beliau, aktivitasnya, juga berdiskusi tentang beberapa pekerjaan,' katanya.
Djarot menjelaskan, apa yang ia kerjakan selama ini hanya menjalankan program yang sudah tersusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah era Joko Widodo dan Ahok.
Baca Juga: Ketemu Djarot, Warga Titip Salam Buat Ahok
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi
-
Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI