Gubernur Djarot Saiful Hidayat di RPTRA Triputra Persada Hijau, Jakarta Barat [suara.com/Bowo Raharjo]
Saat ini, Pemerintah Provinsi Jakarta memiliki 188 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak yang tersebar di enam wilayah.
"Kemudian Insya Allah tanggal 10 Oktober ada 100 RPTRA lagi. Berarti totalnya ada 292 RPTRA yang sudah terbangun di Jakarta," ujar Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat di RPTRA Triputra Persada Hijau, Jakarta Barat, Kamis (28/9/2017).
Djarot mengapresiasi sambutan positif warga terhadap RPTRA Triputra Persada Hijau.
"Rasanya senang sekali ketika masuk di lingkungan padat saya ketemu dengan ibu-ibu, dan ibu PKK. Warga masyarakat yang penuh senyum dan ceria," kata Djarot.
Sebagian warga yang menyambut Djarot titip salam untuk mantan gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Djarot menerangkan pekan lalu membesuk Ahok di rumah tahanan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.
Dalam pertemuan di ruang tamu penjara, Djarot menceritakan program yang sudah dikerjakan di akhir masa jabatan Djarot.
"Saya ketemu beliau, Pak Ahok, dan beliau kirim salam ke semua, (salah satunya) pada warga Cilincing ini," kata dia.
Djarot menginginkan pemerintah fokus meningkatkan kualitas hidup di pemukiman padat penduduk.
"Sehingga kita bisa bersilaturahmi, saling gotong royong dan menyatukan orangtua, anak, engkong. Menumbuhkan rasa cinta pada sesama dan lingkungan," kata Djarot.
"Kemudian Insya Allah tanggal 10 Oktober ada 100 RPTRA lagi. Berarti totalnya ada 292 RPTRA yang sudah terbangun di Jakarta," ujar Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat di RPTRA Triputra Persada Hijau, Jakarta Barat, Kamis (28/9/2017).
Djarot mengapresiasi sambutan positif warga terhadap RPTRA Triputra Persada Hijau.
"Rasanya senang sekali ketika masuk di lingkungan padat saya ketemu dengan ibu-ibu, dan ibu PKK. Warga masyarakat yang penuh senyum dan ceria," kata Djarot.
Sebagian warga yang menyambut Djarot titip salam untuk mantan gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Djarot menerangkan pekan lalu membesuk Ahok di rumah tahanan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.
Dalam pertemuan di ruang tamu penjara, Djarot menceritakan program yang sudah dikerjakan di akhir masa jabatan Djarot.
"Saya ketemu beliau, Pak Ahok, dan beliau kirim salam ke semua, (salah satunya) pada warga Cilincing ini," kata dia.
Djarot menginginkan pemerintah fokus meningkatkan kualitas hidup di pemukiman padat penduduk.
"Sehingga kita bisa bersilaturahmi, saling gotong royong dan menyatukan orangtua, anak, engkong. Menumbuhkan rasa cinta pada sesama dan lingkungan," kata Djarot.
Komentar
Berita Terkait
-
Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi, Turun ke Bawah!
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
PDIP Pasang Badan untuk Pandji, Djarot: Negara Jangan Mudah Tersinggung Oleh Kritik
-
Djarot 'Ngamuk': Korupsi Segede Gajah Lewat, Kenapa Hasto dan Tom Lembong yang Cuma 'Kutu' Dihajar?
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis
-
Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata
-
Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk
-
Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman
-
Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut
-
Surat Pilu Eks Dirut Indofarma dari Rutan Salemba: Demi Allah dan Rasulullah, Saya Tidak Korupsi
-
Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah
-
Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi
-
Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi