Suara.com - Anggota Polsek Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, menangkap tersangka kasus pembunuhan bernama ASR (45) di Sarolangun, Jambi. Dia ditangkap setelah 10 tahun menjadi buron.
"Tersangka kami tangkap sekitar pukul 15.15 WIB, Selasa (3/10). Ia diduga kuat melakukan pembunuhan berencana terhadap korbannya bernama Refi Indrayani (18) pada November 2007 dengan menyiramkan bensin hingga menyebabkan korban terbakar," kata Kapolsek Lengayang AKP Arnanda Putra di Painan, Rabu (4/10/2017).
Kronologis kejadian bermula pada 8 November 2007 sekitar pukul 22.00 WIB, tersangka meminjam sepeda motor milik warga.
Selanjutnya, dia membeli satu jerigen kecil bensin di warung. Setelah itu, dia bergegas menuju rumah korban di Kampung Lubuk Begalung, Nagari (desa adat) Lakitan.
Setibanya di rumah korban, tersangka langsung meminta korban keluar. Saat itu korban sedang duduk bersama suaminya, Afrianto.
Tersangka selanjutnya menyiramkan bensin ke lampu minyak tanah yang sedang menyala dan juga ke tubuh korban sebanyak dua kali. Akibatnya korban mengalami luka bakar serius.
Tidak hanya itu, tiga keluarga korban juga mengalami luka bakar karena juga terpercik bensin dan disambar api.
Korban yang mengalami luka bakar serius dilarikan ke RSUP M Jamil Padang. Namun setelah dirawat selama 19 hari korban meninggal dunia.
"Dari pengakuan tersangka aksi nekat itu ia lakukan karena dendam kepada korban karena tidak jadi menikah dengan keponakannya, padahal sebelumnya mereka telah berpacaran," kata Arnanda.
Atas kejadian tersebut tersangka dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. [Antara]
Berita Terkait
-
Harga Nyawa Rp139 Juta, Mantan Istri Otaki Pembunuhan Berencana Pengusaha Korea di Tambun Bekasi
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya
-
Selebgram Woodyrman Jadi Tersangka usai Aniaya WNA hingga Tewas di Blok M
-
Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi