Suara.com - Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat naik Vespa LX ke Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (6/10/2017). Ia berangkat dari rumah dinasnya di Taman Suropati, Jakarta Pusat. Djarot tiba di Balai Kota pukul 08.20 WIB.
Djarot sudah lama suka naik Vespa. Ia sengaja menggunakan kendaraan roda dua hari ini karena setiap Jumat di pekan pertama pejabat di lingkungan DKI Jakarta tidak boleh naik kendaraan.
"Ini hari Jumat toh. Dari dulu waktu masih muda suka, tapi Vespa ini lebih canggih. Nggak capek," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta.
Kebijakan tersebut berdasarkan Instruksi Gubernur Nomor 150 Tahun 2013 tentang Penggunaan Kendaraan Umum bagi Pejabat dan Pegawai di Lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Vespa yang dinaiki Djarot berwarna merah dengan nomor polisi B 4637 TNZ. Selama perjalanan ia mengatakan tidak menemukan kemacetan. Di perjalanan, ada beberapa warga yang menyapa Djarot.
"Ada yang ngelirik, 'lho Pak Djarot ada di traffic light di perempatan'," kata dia.
Djarot sudah dua kali naik motor ke Balai Kota dari rumah dinas. Yang pertama saat ia masih menjabat sebagai wakil gubernur.
"Naik taksi pernah, Transjakarta pernah, naik sepeda pernah yang belum pernah, jalan kaki," kata Djarot.
Baca Juga: Jelang Lengser, Djarot Takut Ada Anak Buahnya yang Korupsi
Berita Terkait
-
Stok Vespa 946 Red Seharga Xpander Bisa Ludes Sebelum Meluncur
-
Piaggio MP3 500 Business Meluncur di Indonesia, Harga Rp280 Juta
-
New Vespa GTS 150 cc dan 300 cc Hadir, Harga Tertinggi Rp109 Juta
-
Vespa Hadirkan Sprint Sport Limited Edition, Harganya Rp42,5 Juta
-
Vespa Bakal Kembali Dirakit di Indonesia? Ini Kata Pihak Piaggio
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru