Suara.com - Hendra Yulianti merampungkan pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus ujaran kebencian yang menjerat suaminya, Jonru Ginting, sebagai tersangka. Sang istri dicecar penyidik soal postingan di akun Facebook milik Jonru.
"Tadi saya terus terang nggak tahu kan. Saya bertemannya hanya salah satu di Facebook itu aja yang lainnya saya nggak tahu," kata Yulianti usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Selasa (10/10/2017).
Yulianti tak mengerti tentang sejumlah akun lain yang ditanyakan penyidik. Sebab, dia mengaku jarang membuka akun Facebook pribadi.
"Saya nggak pernah lihat malahan. Saya nggak pernah lihat televisi, maksudnya buka Facebook pun jarang," katanya.
Sementara itu, Erwin, kuasa hukum keluarga Jonru, menyampaikan Yulianti memang kurang mengerti cara mengaktifkan internet alias gagap teknologi (gaptek).
Bahkan, dijelaskan Erwin, akun Facebook pribadi Yulianti dibuatkan oleh Jonru.
"Jadi ibu ini buat email pun nggak bisa, log in pun nggak bisa. Jadi akunnya dibuatkan oleh Pak Jonru. Waktu lihat Facebook juga sebatas lihat," kata Erwin.
Selain menjalani pemeriksaan, Yulianti juga menyempatkan diri untuk menjenguk Jonru yang kini mendekam di rumah tahanan Polda Metro Jaya.
Yulianti mengaku tak ada pembicaraan khusus saat bertemu Jonru karena sudah rutin menengok suaminya.
Baca Juga: Diancam Dilaporkan Djan Faridz, Begini Respon Menkumham
Dia hanya meminta agar Jonru agar menjaga kesehatan selama mendekam di penjara.
"Saya sudah beberapa kali bertemu. Paling ya (pesannya) jaga kesehatan," kata Yulianti.
Polisi berencana melimpahkan berkas perkara Jonru Ginting ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, pekan ini.
Jonru ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ujaran kebencian (hatespeech) melalui media sosial. Dia dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal 16 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Resmi Ditahan Polda Metro
-
Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa
-
Bantah Represif! Ini Alasan Polda Metro Tangkap Roy Suryo dan dr Tifa
-
Roy Suryo Ditangkap Belum Sempat Mandi, Refly Harun Kecam Aksi 'Subuh' Polda Metro Jaya
-
Ditemani Polwan, Momen dr Tifa Ujian S3 di Kantor Polisi usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno