Suara.com - Polda Metro memulangkan empat warga Tolikara, Papua, yang sebelumnya ditangkap setelah terjadi penyerangan terhadap fasilitas kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.
"Empat orang itu saksi ya dan sudah kami pulangkan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jumat (13/10/2017).
Empat warga yang dipulangkan, di antaranya perempuan bernama Wati Kagoya. Wati merupakan koordinator massa yang menamakan diri Barisan Merah Putih Tolikara.
Barisan tersebut merupakan pendukung John Tabo-Barnabas Weya, pasangan calon bupati dan wakil bupati yang kalah di pilkada Tolikara.
Argo mengatakan penyerangan pada hari Rabu (11/10/2017) itu tidak direncanakan. Mereka spontan merusak fasilitas kantor karena gagal menemui Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.
"Untuk sementara saat kami lakukan pemeriksaan, (mereka) spontan melakukan kegiatan (penyerangan) itu," kata dia.
Sementara itu, 11 warga kini ditahan setelah ditetapkan menjadi tersangka. Sebelas orang itu ditahan untuk 20 hari.
Mereka dijerat Pasal 170 KUHP tentang Kekerasan Terhadap Orang dan Barang di Muka Umum serta Pasal 406 tentang Pengerusakan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Donald Trump Pede Akan Umumkan Kemenangan Mutlak Perang dengan Iran
-
DPR Bersiap Sahkan RUU Polri Hari Ini, Keputusan Final Ditentukan di Paripurna
-
Jual Mobil Demi Keliling Dunia, Pesepeda Wanita Iran Ini Ungkap Rahasia Bahagia Lewat 'Slow Life'
-
Ayatollah Mojtaba Khamenei: Rezim Zionis Goyang, Tunggu Beberapa Hari Lagi Berakhir
-
Berapa Korban Gempa Filipina? Ini Update Terbaru Per 9 Juni 2026
-
Bos Maktour Kembali Dipanggil KPK Usai Anak Buahnya Ditahan
-
Kilang Petrokimia Mahshahr Iran Jadi Sasaran Rudal Balasan Zionis Israel
-
12 Korupsi Sepanjang Tahun 2026: Rasuah Merajalela, Terbaru Bupati Muara Enim
-
Krisis Pascagempa Filipina, Warga Mindanao Bertahan di Tengah Pemadaman Listrik Massal
-
KPK Lebih Dulu Selidiki Kasus Korupsi MBG Sebelum Kejagung Tetapkan Tersangka