Tim sinkronisasi telah menyerahkan hasil kerjanya kepada gubernur dan wakil gubernur Jakarta terpilih Anies Baswedan - Sandiaga Uno di Jalan Tirtayasa II, Nomor 12, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/10/2017).
Tim sinkronisasi yang diketuai oleh Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said sudah memberikan rekomendasi kepada Anies-Sandiaga.
"Kedepan yang harus ditindak lanjuti yaitu meyakinkan sisa waktu di 2017 serapan APBD berjalan semaksimal mungkin," kata Sudirman Jalan Tirtayasa II, Nomor 12, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/10/2017).
Sudirman mengatakan baru ada 47,1 persen anggaran DKI Jakarta yang terserap di tahun APBD 2017. Masih ada waktu dua setengah bulan bagi Anies-Sandi untuk menghabiskan anggaran yang masih tersisa.
"Artinya setiap harinya, kalau mau mencapai target harus habis Rp425 Milyar. Ini sesuatu yang sangat menantang," ujar Sudirman.
Sudirman mengatakan tugas Anies-Sandi kedepan terkait hal ini tidak mudah. Namun demikian keduanya mesti berusaha agar kerja mereka di awal pemerintahan maksimal.
"Tugas gubernur dan wagub baru ini harus mencari bagaimana caranya speed ini bisa ditingkatkan. Tentu besok lusa setalah pelantikan beliau akan menjelaskan apa langkahnya," kata Sudirman.
Berita Terkait
-
Yang Diminta Djarot Saat Meresmikan RPTRA KKO Kompleks Marinir
-
Istri Djarot Cerita "Penunggu" Rumah Dinas Gubernur DKI Friendly
-
Lengser dari Wagub, Djarot Akan Ngontrak di Jakarta Selatan
-
Di Perpisahan, Djarot: Media Bikin Terhibur, Kadang Menjengkelkan
-
Baju Seragam Pelantikan Anies Akan Diukur Besok
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!