Anies Baswedan punya cara-cara tersendiri untuk menyambut pelantikan dirinya menjadi Gubernur DKI Jakarta, Senin (16/10/2017). Salah satunya adalah dengan cara mengunggah foto di akun media sosial Instagram, Sabtu (14/10/2017).
Dalam foto tersebut, Anies terlihat sedang berdiri membelakangi kamera. Di hadapannya, terbentang lautan luas dengan matahari pada posisi rendah.
“Abhental ombek asapo angin, pepatah Madura mengingatkan. Berbantal ombak berselimut angin, demikianlah takdirnya bangsa kepulauan. Maka lautan, teluk dan pesisir jangan dipunggungi. Setuju ya, teman-teman?” tulis Anies di caption foto.
Berdasarkan penelusuran dari berbagai sumber, pepatah yang dipakai Anies memang merupakan salah satu falsafah yang menjadi landasan hidup masyarakat Madura. Pepatah itu mewakili sikap mereka yang pantang menyerah untuk meraih impiannya.
Falsafah ini banyak dipakai para nelayan di Madura, untuk menggambarkan laut sebagai rumah, dengan ombak diumpamakan sebagai bantal, dan angin sebagai selimut. Pepatah “A bental ombek asapok angen” ini juga merupakan syair dalam lagu daerah Madura, Tandhu’ Majeng.
Tidak dapat diketahui pasti apa yang ingin disampaikan Anies melalui penyataannya dalam caption tersebut, dan tak dapat pula dipastikan apakah berkaitan dengan jabatan yang bakal ia sandang lima tahun ke depan.
Komentar yang disampaikan netizen pun beragam. Sebagian besar berusaha menebak-nebak apa yang sebenarnya ingin ditunjukkan Anies melalui pernyataan itu. Beberapa menduga, pernyataan itu adalah komitmen Anies untuk menolak reklamasi di teluk Jakarta.
“Setuju pak gub... jangan takut same si luhut.. #TolakReklamasi,” tulis @pos54.id.
“Yeess !! Kami dibelakangmu pak ! Tolak Reklamasi !,” tulis @akbar.purnomoo.
“Arahnya.....no reklamasi nih !!! Mantaff pak @aniesbaswedan !!! Bpk dpilih rakyat tanggung jawabnya guede tenan……” tulis @emfirdauszein.
“Kita tolak sama2 Pak, rakyat tolak reklamasi...kedaulatan berada ditangan rakyat...bukan ditangan presiden, menteri apalagi pengembang,” tulis @Iindarsiih
“Tolak reklamasi pak @aniesbaswedan ....lawan para chukong2 yg sdh mulai "menunggangi" oknum penguasa,” tulis @ahmadromdhan.
Berita Terkait
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Prabowo dalam Tekanan! Media Asing Sebut Anies Baswedan Saat Rupiah dan IHSG Kompak Jebol
-
Anies Baswedan Skakmat Seskab Teddy yang Sebut Dino Patti Djalal 'Pejabat Cuma 3 Bulan'
-
Daftar Karya Ahmad Bahar: Pernah Tulis Buku Jokowi, Gibran Hingga Anies Baswedan
-
Anies Baswedan ke Wisudawan UGM: Lulusan di Masa Sulit, Cari Kerja Sedang Menantang
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi