Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M. Hanif Dhakiri, mengajak seluruh dunia usaha untuk lebih optimal memberdayakan masyarakat, dengan memberikan pelatihan dan pengembangan kewirausahaan. Pelatihan kewirausahaan dapat membantu perkembangan bisnis pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang selama ini berperan besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
"UMKM telah membuktikan sebagai bantalan ekonomi yang kuat saat Indonesia diterpa krisis ekonomi hingga saat ini. Dunia usaha diharapkan ikut menumbuhkan minat dan kemampuan kewirausahaan masyarakat," kata Hanif, saat membuka Pusat Pelatihan Kewirausahaan (PPK) Sampoerna Expo, di Malang, Jawa Timur Sabtu (14/1/2017).
Pemerintah, lanjutnya, melalui berbagai skema dan kebijakan terus menumbuhkan jiwa kewirausahaan kepada masyarakat.
Menurutnya, saat ini, angkatan kerja Indonesia, 60 persen diantaranya adalah lulusan SD-SMP. Kelompok ini harus ditangani dengan baik, supaya memiliki keterampilan, sehingga nantinya, mereka bisa masuk ke dunia kerja atau berwirausaha.
Pelatihan kewirausahaan meliputi cara membangun usaha, mencari modal, cara produksi, pemasaran, dan akses modal. Tak kalah penting, lanjut Menaker, dunia wirausaha juga harus terus berinovasi dan terintegrasi dengan ekonomi digital, supaya bisa berkembang.
Sementara itu, Presiden Direktur Sampoerna, Mindaugas Trumpaitis, mengatakan, perjalanan Sampoerna dalam memberikan kontribusi pengembangan UMKM di Jawa Timur merupakan prestasi yang membanggakan.
"Hingga kini, terdapat sekitar 19.000 orang di Jawa Timur dan lebih dari 30.000 orang di Indonesia yang mengikuti pelatihan kewirausahaan dan menjadi pelaku UMKM binaan," kata Mindaugas.
PPK Sampoerna Expo 2017 diikuti oleh 72 stan UMKM, dan diselenggarakan pada 14-15 Oktober 2017, di Taman Krida Budaya, Malang, Jawa Timur.
(** Artikel ini merupakan kerja sama Kemnaker dan Suara.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum
-
Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?
-
Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru
-
Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?
-
Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit
-
Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol
-
DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik
-
Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas
-
Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot
-
Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ahmad Sahroni Ingatkan KPK: Jangan Sampai Kabur dan Cederai Institusi