Suara.com - Michelin Indonesia menggelar acara perayaan kelulusan Michelin Safety Academy (MSA) 2017, Selasa (17/10/2017), yang dihadiri oleh 400 siswa dan siswi SMA, yang telah mengikuti dan lulus ujian Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan C. Kehadiran dua pebalap MotoGP yakni Marc Marquez dan Dani Pedrosa, membuat berlangsungnya acara semakin seru.
Siswa dan siswa yang mengikuti MSA 2017 adalah mereka yang sudah cukup umur untuk mendapatkan SIM. Siswa dan siswi peserta MSA berasal dari 10 SMA yang berada di wilayah Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Cilegon.
Sementara untuk pelatihan dibawakan oleh instruktur Ikatan Motor Indonesia (IMI), Jakarta, di Pusdik Lantas Serpong, Tangerang, pada 7 Oktober 2017. Setelah mengikuti pelatihan, peserta mengikuti ujian SIM A dan C di Satpas SIM, Daan Mogot, Jakarta Barat, pada 14 Oktober.
Presiden Direktur Michelin Indonesia Frederick Mueller berharap kehadiran Marquez dan Pedrosa di acara perayaan kelulusan ini bisa memberikan inspirasi kepada generasi muda. Sebab, keselamatan berkendara sangat penting untuk semua orang.
"Kehadiran Marc Marquez dan Dani Pedrosa diharapkan dapat menginspirasi para murid untuk menjadi pengendara bertanggung jawab yang selalu waspada dan mengutamakan keselamatan," kata Fredick dalam jumpa pers, di kawasan BSD, Tangerang.
Sementara itu Marc Marquez berbicara pentingnya berkendara dengan aman. Untuk itu, pebalap Repsol Honda tersebut mendukung penuh kegiatan yang dilakukan oleh Michelin.
"Kalian harus sayangi badan kalian, jangan sampai badan kamu terluka karena kelalaian di jalan," ujar Marquez.
Berita Terkait
-
Persiapan Mudik Lebaran Michelin Ingatkan Pengendara Selalu Cek Tekanan Angin Ban
-
Pedro Acosta Dekat dengan Ducati, Yakin Mau Bersanding dengan Marc Marquez?
-
Marc Marquez Isyaratkan Pensiun dari MotoGP Tahun Depan, Akhir Sebuah Masa?
-
Culture Shock, Toprak Razgatlioglu Kesulitan Pakai Ban Michelin di MotoGP
-
Marc Marquez Prioritaskan Bertahan di Ducati, Buka Opsi Kontrak Baru Dua Musim
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak