Suara.com - Pidato perdana Gubernur Anies Baswedan, kemarin malam, menjadi polemik gara-gara menyebut istilah "pribumi."
Warganet pun sampai ikut-ikutan berpolemik. Bahkan, siang tadi, sampai kata kunci "pribumi" sampai menjadi trending topic di Twitter zona Indonesia.
Total cuitan menggunakan istilah "pribumi" sampai total 110.000 cuitan.
Tapi, tak semua cuitan serius, ada juga yang melucu lucu untuk menghibur.
Seperti cuitan akun Aldinar Darussalam yang menyinggung kecantikan penyanyi Raisa Andriana.
"Mau pribumi, mau non pribumi tetep aja raisa udah nikah sama hamis dan gak mungkin gue rebut. Haha."
Tak diragukan lagi, selain suaranya yang merdu, Raisa memiliki paras yang mampu membuat pria jatuh hati. Raisa dipersunting aktor Hamish Daud membuat penggemar pria sedih. Mungkin saja Aldinar belum bisa move on dengan kenyataan Raisa sudah kawin sehingga dia membuat cuitan seperti itu.
Berbeda dengan pemilik akun Dara Prayoga yang justru memberikan tips bagi netizen untuk memulai percakapan dengan gebetan.
"Jika kalian bingung untuk memulai percakapan dan bosan memulai dengan menanyakan kegiatan si dia, maka tips ini bisa dicoba. Kamu bisa menanyakan apakah si dia pribumi atau bukan, tapi jangan lupa sesuaikan dengan kenyataannya ya. Nanti gebetannya malah kabur karena di-chat seperti ini."
Cuitan Dara mendapatkan respon 170 kali re-tweet dan disukai 23 orang.
Tidak hanya manusia saja yang memiliki status pribumi. Buah-buahan juga bisa dinyatakan sebagai pribumi. Contohnya cuitan @yudanesia yang memperlihatkan buah pribumi, ya ini adalah buah mangga asal Indramayu. Menurut Yuda mangga ini adalah "mangga paling enak sedunia."
Istilah pribumi yang tengah ramai dibicarakan memiliki dampak di tengah masyarakat. Kicauan akun bernama Ali ini menjelaskan dampak dari penggunaan kata pribumi oleh Anies dalam pidato perdana.
Dia mengatakan saat membeli gado-gado, pedagangnya bertanya mau harga pribumi atau non pribumi. Saat ditanya Ali, berapa harga keduanya dan apa perbedaannya ternyata tidak ada. Keduanya sama-sama berharga 10 ribu rupiah.
"Selamat siang pak Gubernur Pribumi, jangan lupa makan siang ya pak, biar kuat kerjanya," itulah isi kicauan pemilik akun Ferry.
Bukan mengejek, dia bermaksud mengingatkan pemimpin baru Jakarta untuk makan siang supaya semakin kuat dalam bekerja.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Benarkah Raisa dan Hamish Daud Rujuk?
-
Raisa Jadi Saksi Besarnya Cinta Sheila Dara untuk Vidi Aldiano: Aku Sangat Salut
-
Musik Jadi Penyelamat: Raisa Blak-blakan Akui Lika-liku Hidup setelah Cerai dan Kehilangan Ibu
-
Raisa Gelar 'Love & Let Go' di JCC, Konser Paling Personal tentang Mencintai dan Melepaskan
-
Lolos dari Maut, Pesawat Raisa Terbang 1 Jam Sebelum Bandara Dubai Dirudal
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Amsal Sitepu Divonis Bebas, Anggota DPR Desak Jaksa Diberi Sanksi Akibat Dakwaan Gagal
-
Jakarta 'Dikepung' Sampah, Pramono Anung: Sebentar Lagi Terselesaikan
-
Surat Keterangan Pendidikan Gibran Digugat, Subhan Palal Sebut Tidak Sah dan Harus Batal Demi Hukum
-
Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak
-
'Sudah Sampai di Situ', Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?
-
Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang
-
Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global
-
Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook