Suara.com - Kurang dari dua jam, orang yang menembak Wiyanto (64) di Jalan Kebo Iwo Utara, nomor 4, Denpasar, Bali, dibekuk polisi.
Wiyanto ditembak tiga kali dengan menggunakan senapan gas. Akibatnya, betis korban terkena peluru tembus ke pergelangan kaki sehingga harus dilarikan ke RSUD Wangaya.
Usut punya usut, pelakunya tak lain adalah menantu korban sendiri berinisial RTM (34).
RTM tega menembak mertuanya sendiri lantaran batas kesabarannya sudah habis. Pasalnya, mertua dianggap kerap ikut campur dalam prahara rumah tangga yang sudah diarungi selama sebelas tahun.
Menurut RTM mertuanya bukan membantu memperbaiki rumah tangga, namun justru sebaliknya.
Awalnya, RTM mengaku sengaja membawa senjata api hanya untuk menggertak saja. Karena emosi, sehingga tanpa berpikir panjang, RTM langsung menarik pelatuk senjata dan menembakan ke arah kaki korban.
Usai menembak, RTM kembali ke rumahnya yang berada di Jalan Raya Sempidi, Banjar Gerogak, Mengwi, Badung.
“Syukur bukan kepalanya saya tembak. Saya tak terima rumah tangga terus direcoki, malah memfitnah saya,” kata RTM.
Usai berobat, korban langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Denbar (Denpasar Barat). Adanya laporan ini, Buser Reskrim Polsek Denbar dipimpin Iptu Aan Saputra RA SIK, MH, langsung bergerak mencari pelaku ke rumahnya. Saat didatangi Polisi, anggota Ormas Baladika ini sama sekali tidak melakukan perlawanan sehingga Polisi berhasil menangkap pelaku dan mengamankan barang bukti.
“Pelaku bersama senapan sudah diamankan. Tapi, kami masih melakukan pengembangan termasuk penggeledahan di rumah pelaku karena ada beberapa senjata tajam juga ditemukan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Denbar dikutip dari Tribratanews Polri.
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Noel Sebut Menkeu Purbaya Bakal Dinoelkan: 'Ada Bandit Lepas Anjing Liar' karena Ganggu Pesta
-
Berani Angkat Latar Bali, Film Bandit Bakal Bikin Jantung Berdebar di JAFF 2025
-
Berawal dari Jadi Korban Begal, Monji Atmodjo Bongkar Sisi Kelam 'Surga' Bali Lewat Film Bandit
-
Ulasan Novel Bandit-Bandit Berkelas: Nasib Keadilan di Ujung Tanduk!
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi