Suara.com - Ibu rumah tangga bernama Lamora Williams (24) sungguh kejam. Dia tega membunuh kedua anak kandung dengan cara memasukkan ke dalam oven, lalu menyalakannya. Setelah itu dia sengaja mengirimkan video kekejaman itu kepada suami.
Kedua anak balita yang meninggal secara mengenaskan, masing-masing bernama Younte Penn (2) dan Ja’Karter Williams (1). Mereka ditemukan di rumah sendiri di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat.
Ayah kedua anak malang, Jameel Penn, mengaku dihubungi Lamora lewat layanan video call untuk mengatakan telah ada sesuatu yang salah.
Mendengar itu, Jameel curiga dan dia langsung menghubungi anggota polisi.
Ketika petugas polisi tiba di apartemen Lamora, mereka menemukan dua mayat anak laki-laki.
“Ja’karter, Keyante, dunia saya, segalanya hilang,” kata Penn sembari memegang anak ketiga, Jameel (3), dilansir dari Independent.
Anak ketiga dan pertama Penn ditemukan dalam keadaan selamat.
Lamora mengatakan kepada polisi bahwa dia sudah menitipkan anak laki-laki kepada sepupu. Pengakuan itu lantas meyakinkan polisi bahwa ibu berusia 24 tahun inilah yang tega membunuh kedua putranya.
Teman dan keluarga mengatakan pada surat kabar Atlanta, Lamora menderita kondisi kesehatan mental yang tidak terdiagnosis. Sampai saat ini, keluarga masih menunggu hasil autopsi jasad kedua bocah laki-laki. (Maidian Reviani)
Tag
Berita Terkait
-
9 Fakta Unik tentang Iran, Acungkan Jempol sama Artinya dengan Jari Tengah
-
Anak SD Ini Punya Skill Cukur Rambut Luar Biasa, Hasilnya Sekelas Barbershop
-
15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
-
Sambel Belut Gelut, Hidangan Langka yang Jadi Ide Kuliner dan Berbuka Puasa
-
5 Ide Hampers Lebaran Unik 2026 yang Bikin Penerima Langsung Melongo
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
3 Poin Utama Perjanjian Militer AS-Indonesia, Disepakati Menhan Sjafrie dan Hegseth
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal