Suara.com - Cedera lengan kanan yang dialami Marcus Fernaldi Gideon menyebabkan dia dan pasangannya Kevin Sanjaya Sukamuljo tak bermain maksimal di partai final dan harus puas menjadi runner-up tunamen bulu tangkis Denmark Terbuka 2017.
"Kami merasa tidak bermain bagus, terutama saya, karena saya mengalami cedera pada lengan saya. Jadi saya tidak punya power untuk melakukan smash," kata Marcus dalam keterangannya yang diterima Antara di Jakarta, Senin (23/10/2017) dinihari.
Cedera yang dirasakannya saat menjalani laga semifinal melawan rekan senegara, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, tersebut diakuinya memecahkan konsentrasinya antara memikirkan cedera dan permainan.
"Waktu melawan Angga/Ricky, saya dengar bunyi dari lengan saya, makanya smash nggak mati-mati, push nya pun beda. Sudah coba diterapi dan minum obat, tetapi masih ada rasa ngilu dan nyeri dan ini memecah konsentrasi saya," tuturnya.
Marcus/Kevin dipastikan menjadi runner-up setelah di partai final yang diselenggarakan di Odense Sports Park, Odense, Denmark, Minggu (22/10/2017) petang waktu setempat, ditumbangkan oleh pasangan juara dunia 2017 asal Cina Zhang Nan/Liu Cheng 16-21, 24-22, 19-21.
"Di gim ketiga setelah interval, kami kehilangan poin terlalu banyak. Sehingga kami malah balik tertekan, mereka jadi lebih percaya diri. Mungkin karena kemarin-kemarin mereka bisa bermain bagus. Penampilan mereka cukup beda dari pertemuan kami sebelumnya," kata Kevin.
Dengan kondisi cedera itu, ada kemungkinan pasangan ganda putra andalan Indonesia ini mundur dari Prancis Terbuka 2017 yang akan dilangsungkan pekan depan akan tetapi hal tersebut belum bisa dipastikan.
"Bisa saja mundur, supaya menghindari cederanya tambah parah. Namun masih kami diskusikan dan lihat lagi perkembangannya seperti apa," kata Aryono Miranat, Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Usut Kasus Sudewo, KPK Cecar Ketua Kadin Surakarta Soal Proses Lelang Proyek DJKA Jatim
-
IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasto PDIP: Penegak Hukum Jangan Jadi Alat Kekuasaan
-
Soal Penembakan Pesawat di Boven Digoel, DPR Tegur Pemerintah: Tutup Bandara Jika Tidak Aman
-
Tak Berkutik! Detik-detik Penangkapan Dua Pria Pembawa Ribuan Ekstasi di Jakarta Barat
-
Stok Aman Jelang Ramadan dan Idulfitri: DKI Jakarta Siapkan 182 Ribu Ton Beras
-
IPK Indonesia Turun ke 34, KPK: Alarm Keras Perbaikan Pemberantasan Korupsi
-
Pekan Depan Prabowo Lawatan ke AS, Teken Tarif Dagang dengan Trump
-
Jaksa Skak Mat Klaim Nadiem: LKPP Nyatakan Harga Laptop Cenderung Tinggi Tidak Terkontrol
-
PKL di Pecinan Glodok Kabur Berhamburan Didatangi Satpol-PP, 85 Motor di Trotoar Kena Cabut Pentil
-
Mendagri Minta Dukungan Parlemen Normalkan Anggaran TKD Provinsi Terdampak Bencana