Suara.com - William Shakespeare pernah bilang: apalah arti sebuah nama?
Tetapi hati-hati, salah memberikan nama di negeri ini bisa berusan dengan pihak berwajib.
Contohnya orangtua di Prancis dilaporkan kepada pihak berwajib -gara menamai anak laki-laki mereka “Jihad.”
Dilansir pada Telegraph, Senin, 23 Oktober 2017, mereka melahirkan bayi pada Agustus 2017. Kemudian hendak mendaftarkan nama bayi ke kantor pencatatan di Kota Toulouse, Prancis.
Namun, proses pendaftaran nama anak tidak berjalan mulus. Nama Jihad dianggap terlalu ekstrim karena berbau terorisme.
Perkara tersebut kemudian masuk ke pengadilan.
Dalam persidangan, hakim memerintahkan pasangan suami istri tersebut untuk mengganti nama bayi laki-laki mereka.
Sampai tahun 1993, hukum di Prancis membatasi nama-nama yang dapat diberikan kepada anak.
Namun, sekarang orangtua dibolehkan untuk memilih nama apapun, asalkan tidak bertentangan.
Menurut pasangan yang tidak disebutkan namanya, kata “Jihad” diberikan pada anak laki-laki mereka karena bermakna perang suci. Tetapi istilah tersebut dalam beberapa tahun terakhir terkait dengan isu esktremis Islam.
Setelah Prancis menjadi target serangan teror, hakim kemudian menolak anak diberi nama jihad.
Tahun 2013 di Prancis juga terjadi kasus ibu menamai anak laki-laki “Jihad.” Kemudian, ibu memakaikan sweater bertuliskan “Saya Adalah Bom” pada anak tersebut saat sekolah.
Kasus ini kemudian masuk pengadilan. Ibu dari anak pun dijebloskan ke penjara karena dianggap menggunakan anak untuk memuliakan terorisme. (Maidian Reviani)
Tag
Berita Terkait
-
Unik Banget, 5 Lip Product Ini Punya Rasa dan Aroma yang Berbeda!
-
Jelajah Kuliner Unik di Come See Mie Fest 2026: Kartu yang Bisa Dimakan hingga Mi Earl Grey
-
11 Fakta Unik Piala Dunia 2026 di Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat
-
Kisah Maling Mobil Masih Punya Hati Nurani: Putar Balik saat Tahu Ada Anak Kecil Terbawa
-
Fakta Unik Festival Musik Coachella: dari Menginap Sampai Tiket Rp150 Juta
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo