Suara.com - Presiden Joko Widodo memanggil Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno untuk hadir ke Istana Negara, Rabu (25/10/2017).
Dalam agenda Anies hari ini, pertemuan dengan presiden dijadwalkan berlangsung pukul 11.00 WIB.
"Seperti disampaikan presiden minggu lalu, (setelah) pelantikan akan ada pertemuan. Hari ini dijadwalkan bertemu. Agendanya secara khusus tidak ada," ujar Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Anies mengatakan banyak hal yang akan dibahas dengan presiden. Di antaranya soal pengalaman Jokowi saat memimpin Jakarta. Mengingat, Jokowi adalah gubernur Jakarta periode 2012-2014.
"Kalau kami sendiri melihat (akan) banyak berdiskusi dengan pengalaman beliau selama memimpin di Jakarta. Pasti akan bisa memberikan manfaat yang besar," kata Anies.
"Beliau memimpin di sini dan memimpin Indonesia pasti banyak sekali lesson learned yang bisa bermanfaat bagi kita," Anies menambahkan.
Ia menerangkan, undangan itu dikirim pihak istana setelah ia bertemu dengan presiden kemarin. Selanjutnya pertemuan dijadwalkan pukul 11.00 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur
-
Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara
-
MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat
-
Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya
-
WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil
-
Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim