Suasana pedagang kaki lima (PKL) berjualan di sepanjang trotoar di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (15/5).
Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Salahudin Uno bertemu dengan Satuan Polisi Pamong Praja, Kamis (26/10/2017), untuk membahas penanganan kesemrawutan sekitar Pasar Tanah Abang.
"Salah satunya ia (membicarakan pengaturan Tanah Abang)," kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Medeka Selatan, Jakarta Pusat.
Dalam pertemuan tersebut membahas penataan pedagang kaki lima di Tanah Abang akan dilakukan dengan pendekatan humanis.
"(Tindakan tegas) itu bukan solusi ya. Solusinya adalah duduk bersama kita dengar bersama," katanya.
Sandiaga berencana memanggil semua stakeholder yang berkaitan dengan Pasar Tanah Abang untuk rembugan.
"Kita dengarkan semua, dengar dari semuanya. Terlalu dini untuk mengambil keputusa. Kita harus lihat data-datanya. Semua kebijakan itu harus berbasis data," kata Sandiaga.
Jokowi Inspirasi
Kisah sukses Presiden Joko Widodo (ketika masih jadi gubernur Jakarta) menata pedagang kaki lima Pasar Tanah Abang perlawanan menginspirasi Sandiaga.
"Tadi disampaikan juga sama Pak Jokowi saat pembicaraan, soal penataan kampung kumis, kumuh miskin. Pak Jokowi sampaikan, orang Indonesia diajak makan aja, undang ke balai kota, pasti rapi. Nanti ada juga rencana seperti gitu (di Tanah Abang)," kata Sandiaga di gedung Koperasi dan UKM, Jalan Rasuna Said, Kuningan Jakarta Selatan, Rabu (25/10/2017).
Sandiaga mengatakan telah mempraktikkan strategi Jokowi ketika masih menjabat gubernur Jakarta dan hasilnya positif.
"Kemarin saya undang yang kampung Bayam, diajak makan senangnya minta ampun, dan langsung bilang, ya sudahlah, kita ikut aja pemprov maunya apa. Intinya sentuhan saja," katanya.
Tetapi Sandiaga juga ingin mengajak warga terlibat langsung dalam memecahkan masalah.
"Jadi ada instituional knowledgenya, bukan hanya didrive oleh kebijakan gubernur dan wakil gubernur. Nanti kalau gubernur dan wagub berganti, yang bawah nggak bisa menghadirkan solusi, nanti balik lagi seperti dulu," katanya.
"Maunya dari bawah, mereka sampaikan pemikiran dan pro kontranya. Saya bilang selalu bawa komunitas, jangan pernah mengambil posisi solusi terbaik datang dari pemerintah. Solusi terbaik datang dari sebuah pemikiran bersama," Sandiaga menambahkan.
Komentar
Berita Terkait
-
Jelang Lebaran, Aktivitas Porter Tanah Abang Menurun, Pendapatan Ikut Tergerus
-
Tanah Abang Bergeliat: Tren Butter Yellow hingga Paper Silk Jadi Primadona
-
Penuh Sesak Pasar Tanah Abang Menjelang Lebaran
-
Bersih-Bersih Jukir Liar, Wali Kota Jakpus Instruksikan Patroli Gabungan Rutin di Tanah Abang
-
Parkir Liar Merajalela di Tanah Abang, Rano Karno Janjikan 'Bersih-Bersih' Total dalam 3 Hari!
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
-
HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!
-
Muhammad Kiandra Ramadhipa Berbagi Inspirasi di Purwokerto Jelang AHDC 2026
-
Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi NTT M 7,7 Dicabut
-
Legislator PDIP Tantang Calon Hakim Agung Bereskan Kasus Terbengkalai dan Pangkas Birokrasi MA
-
2 Orang Meninggal usai Gempa Bumi NTT di Pelabuhan El Say Sikka
-
Dinding Gudang Bulog Jebol Akibat Gempa M 7,7 Nagekeo NTT, Stok Beras di Bima Berhamburan
-
Rakyat sebagai Tameng Kebijakan: Menutupi Cacat Program Lewat Narasi Mulia
-
Vino G Bastian Ubah Total Bentuk Tubuhnya Demi Film Adaptasi India Drishyam
-
Menag Nasaruddin Umar Ungkap Skema Wakaf Saham Masih Diperbaiki