Suara.com - Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjaga asa tim ganda putra Indonesia dalam turnamen bulu tangkis Prancis Terbuka 2017 dengan berhasil melaju ke perempat final usai meraih kemenangan atas Kim Dukyoung/Chung Eui Seok (Korea).
Laman resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang dipantau di Jakarta, Jumat dinihari mencatat, Fajar/Rian menjadi satu-satunya wakil Indonesia di turnamen Super Series tersebut setelah Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro tak dapat menahan laju pasangan muda China He Jiting/Tan Qiang dan menyerah dua gim langsung 13-21, 16-21.
"Kami tidak bisa keluar dari tekanan, padahal di awal-awal permainan sudah enak. Kami banyak bikin membuat kesalahan sendiri, jadi lawan makin percaya diri dan kami malah tertekan," ujar Ahsan dalam keterangannya.
Rian menyebut dia dan pasangannya memang banyak melakukan kesalahan sendiri ditambah dirinya kurang siap dengan tipe permainan lawan yang cepat.
"Saya juga kurang antisipasi hal tersebut," ucap Rian.
Kekalahan ini sendiri harus mereka terima dengan lapang dada kendati hasil ini di luar ekspektasi mereka sendiri.
"Saya juga tidak mau kejadian seperti ini. Tetapi hasilnya begini, kami akui memang lawan lebh baik, mau tidak mau latihan lagi, kerja keras lagi," ucap Ahsan soal evaluasinya terhadap penampilan di kejuaraan ini serta kejuaraan yang mereka ikuti sebelumnya di Denmark Terbuka 2017.
Adapun Fajar/Rian, untuk mengamankan tiket perempat finalnya, harus melewati laga sengit tiga gim berdurasi 55 menit kala menghadapi Chung/Kim yang berkesudahan dengan skor 21-12, 13-21, 25-23.
Setelah sukses membalikan keadaan dari 0-2 menjadi 5-2 dan terus memimpin hingga akhir gim pertama, perjalanan Fajar/Rian di gim selanjutnya tidak semulus di gim perdana.
Di gim kedua, pasangan Indonesia terus tertinggal sejak awal laga dari Chung/Kim dan hanya bisa sekali menyamakan kedudukan 8-8, selepas itu mereka tidak bisa mengembangkan permainan dan terpaksa menyerahkan gim kedua ini untuk duet Korea Selatan.
Di gim pamungkas keadaan yang sama terjadi, permainan pasangan Indonesia terus-menerus harus didikte oleh duet Korea Selatan di awal laga.
Angin segar datang pada Fajar/Rian saat keadaan tertinggal 4-9 mereka mulai bangkit dan membalikan keadaan 10-9.
Kendati Fajar/Rian yang seperti sudah menemukan kembali sentuhannya, duet Korea Selatan itu terlihat masih semangat untuk mendulang angka dan akhirnya pertandingan sengit dengan silih berganti memimpin poin antar kedua pasanganpun terjadi.
Keadaan tersebut terus terjadi, bahkan mendekati akhir gim ketiga ini, adu setting antara kedua pasangan terjadi 20-20, 21-21, 22-22, 23-23, hingga akhirnya Fajar/Rian berhasil memimpin 24-23 dan cocoran menyilang di depan net oleh Fajar menuntaskan laga tersebut dengan kemenangan pasangan Indonesia.
Fajar/Rian dan Ahsan/Rian sendiri diketahui menjadi wakil pemain pelatnas Indonesia di Paris menyusul mundurnya duet utama tanah air saat ini Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo karena Marcus mengalami cedera bahu kanan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara