"Biar dengan siapa pun juga, kita tak boleh cinta buta. Siapa pun itu bang. Jangan karena kami dulu pendukung Anies-Sandi, kalau mereka salah dan kami akan diam saja. Kami peringati mereka dengan cara kami," Darma menambahkan.
Sementara itu, salah seorang warga kampung akuarium lainnya, Topa tak mau berburuk sangka pada Anies-Sandi. Ia tetap berharap keduanya bisa menepati janji sebagaimana yang tertulis dalam kontrak politik.
"Pak Sandi delapan kali ke sini. Dulu sebelum pelantikan, satu minggu sebelum pelantikan, itu tanggal 7 Oktober Sandi ada disini. Kata Sandi kita disuruh sabar. Ya, tentu saja kita akan sabar," ujar Topa.
Menurut Topa, pihaknya sudah melayangkan surat kepada Anies dan Sandiaga, beberapa hari setelah keduanya dilantik. Namun, hingga kekinian, surat tersebut juga belum mendapat balasan dari Balai Kota.
Topa mencoba berfikir positif pada Anies-Sandi yang belum genap satu bulan dilantik.
"Ya kami juga tidak mau terlalu buru-buru. Yang diurus bukan hanya disini saja. Yang mereka uruskan semua Jakarta. Kami mengerti itu. Tapi ya kami akan terus ingatkan mereka," tekad Topa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Muhammadiyah Gandeng BPJS Ketenagakerjaan: Dosen Muda Bisa Dapat Akses Rumah hingga Pelatihan Kerja
-
Istri dan 2 Anak Bandar Narkoba Koko Erwin Tiba di Bareskrim, Terjerat Kasus Pencucian Uang
-
Dari Banner ke Influencer: Cara Baru Industri Rokok Menjangkau Anak Jadi Target Pasar
-
Periksa Saksi, KPK Bongkar Modus Surat Pernyataan Jadi Alat Pemerasan Bupati Tulungagung
-
KPK Cegah 2 Tersangka Baru dalam Korupsi Kuota Haji Bepergian ke Luar Negeri
-
Saiful Mujani Soroti Dugaan Nepotisme di Era Prabowo: Penunjukan Keponakan hingga Adik Jadi Sorotan
-
Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
-
Pakistan Lagi, Kenapa Indonesia Bukan Pilihan Iran untuk Perundingan Kedua dengan AS?
-
Sempat di Arab Saudi, Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Taba Kini Masuk Radar Cekal KPK
-
Sosok Majikan PRT Lompat di Benhil: Diduga Pengacara, Ponsel Korban Disebut Disita