Suara.com - Tim dokter Rumah Sakit Third Xiangya, Central South University, Changsha, Cina, menemukan kasus mengejutkan setelah memeriksa telinga seorang perempuan berusia 76 tahun.
Perempuan tersebut merupakan rujukan dari klinik kesehatan dengan keluhan sakit pada telinga. Setelah diperiksa tim dokter rumah sakit, ternyata banyak belatung di dalam telinga.
Video yang dilansir Metro.co pada 25 Oktober 2017 memperlihatkan dokter mengeluarkan puluhan belatung menggunakan pinset.
Belatung-belatung tersebut berasal dari seekor lalat yang beberapa waktu lalu hinggap di telinga nenek.
Nenek memiliki riwayat Otitis Media Supuratif Kronis. Selama ini dia belum pernah menerima perawatan medis.
Infeksi pada telinganya kemudian menarik perhatian lalat untuk hinggap. Lalat tersebut meninggalkan larva hingga menjadi belatung.
Dokter Ma berkata: "Lalat itu kemungkinan besar tertarik pada buih busuk di saluran telinga, lalu telurnya menetas menjadi belatung."
Otitis Media Supuratif Kronis merupakan infeksi saluran telinga bagian tengah sehingga menyebabkan telinga mengeluarkan cairan yang berbau secara terus-menerus dan mengakibatkan gangguan pendengaran.
Setelah periksa, di dalam telinga wanita tersebut terdapat nanah.
Operasi yang dilakukan tim dokter membuahkan hasil. Sekitar 30 ekor belatung berhasil dikeluarkan. (Handita Fajaresta)
Tag
Berita Terkait
-
9 Fakta Unik tentang Iran, Acungkan Jempol sama Artinya dengan Jari Tengah
-
Anak SD Ini Punya Skill Cukur Rambut Luar Biasa, Hasilnya Sekelas Barbershop
-
15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
-
Sambel Belut Gelut, Hidangan Langka yang Jadi Ide Kuliner dan Berbuka Puasa
-
5 Ide Hampers Lebaran Unik 2026 yang Bikin Penerima Langsung Melongo
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
3 Poin Utama Perjanjian Militer AS-Indonesia, Disepakati Menhan Sjafrie dan Hegseth
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal