Suara.com - Seekor beruang di Myanmar mengalami pembengkakan di jaringan lidah sampai beratnya mencapai 3 kilogram. Penyakit ini membuatnya sulit bergerak dan berdiri.
Beruang ini pernah menjalani operasi pada 2016. Ketika itu sakitnya berkurang. Namun, sekarang jaringan lidahnya kembali bengkak, bahkan menjadi lebih besar dari sebelumnya.
Beruang tersebut menyeret lidah di lantai karena terlalu berat.
Tim dokter hewan dari Universitas Edinburgh, Skotlandia, Inggris, pergi ke Myanmar untuk mengoperasi beruang bernama Nyan Htoo.
Operasi pengangkatan jaringan lidah dilakukan selama empat jam. Dia berharap setelah operasi, Nyan Htoo bisa hidup lebih nyaman.
Dilansir dari Sky News, Nyan Htoo merupakan beruang coklat Asia yang diselamatkan dari pasar gelap. Dia diselamatkan bersama saudaranya. Makna dari nama beruang ini adalah terang.
Salah satu dokter hewan dari Pusat Pendidikan Kesejahteraan Hewan Jeanne Marchig, Royal (Dick) School of Veterinary Studies, Heather Bacon, mengucapkan terima kasih atas solidaritas untuk menangani beruang itu.
"Kami (tim dokter) telah melakukan operasi dan berusaha membuat perbaikan bagi kualitas hidup Nyan Htoo," kata dia.
Operasi lidah beruang sukses. "Sekarang dia akan bisa makan dengan lebih nyaman, tidur lebih nyenyak dan bergerak lebih leluasa sepanjang sisa hidupnya."
"Dan harapan kami, melanjutkan pekerjaan kami di Myanmar untuk terus mempromosikan perbaikan dan pelatihan kesejahteraan bagi hewan-hewan terutama yang dilindungi." (Handita Fajaresta)
Tag
Berita Terkait
-
Fakta Unik Festival Musik Coachella: dari Menginap Sampai Tiket Rp150 Juta
-
9 Fakta Unik tentang Iran, Acungkan Jempol sama Artinya dengan Jari Tengah
-
Anak SD Ini Punya Skill Cukur Rambut Luar Biasa, Hasilnya Sekelas Barbershop
-
15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
-
Sambel Belut Gelut, Hidangan Langka yang Jadi Ide Kuliner dan Berbuka Puasa
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi