Suara.com - Ratu Bebi dan Putut Gunawarman, suami istri di Probolinggo, Jawa Timur, digelandang ke sel tahanan Polresta setempat karena diduga menyimpan dan menggelar pesta sabu-sabu.
Uniknya, pasutri itu ditangkap setelah anak mereka yang masih di bawah umur merekam keduanya saat mengisap sabu lalu melaporkannya ke polisi.
“Anak taersangka yang sebenarnya masih di bawah umur sengaja datang melapor kepada kami. Sebab, menurutnya, mereka tak mencerminkan perilaku orang tua yang baik,” tutur Kapolresta Probolinggo Ajun Komisaris Besar Alfian Nurrizal, Kamis (2/11/2017).
Ia mengatakan, pasutri itu beralasan mengonsumsi sabu untuk menunjang energi untuk melakoni aktivitas pekerjaannya masing-masing.
Ratu adalah pengacara. Sementara sang suami adalah dekan fakultas hukum di salah satu universitas swasta Probolinggo.
Kepada polisi, keduanya mengakui mengonsumsi sabu sejak dua tahun terakhir. Mereka tak menyangka polisi datang menangkap mereka, karena sang anak merekam dan melaporkan perbuatan keduanya.
“Pelapor adalah anak kandung tersangka RB atau anak tiri tersangka PG. Dia memang datang kepada kami membawa bukti rekaman orang tuanya tengah mengonsumsi sabu di dalam rumah,” terangnya.
Selain menangkap Ratu dan Putut, polisi juga menyita sejumlah paket kecil sabu dan alat isap alias song, serta telepon seluler.
Baca Juga: Jurnalis di Balai Kota Dibatasi, Sandiaga: Dulu kan 'Acak Kadut'
“Kami masih mengembangkan kasus ini, untuk mencari siapa yang menjual sabu itu kepada kedua tersangka,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!