Suara.com - Deputi Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Muhamad Rusdi berharap Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno tak lepas tangan dengan nasib pekerja Hotel dan Griya Pijat Alexis setelah isin usaha bisnis tersebut tak diperpanjang.
"Karena kalau misalnya tidak diperhatikan oleh pemerintah, ini bahaya. Dia bisa cuma pindah tempat kerjanya saja. Bahaya itu," kata Rusdi di Kantor KPSI, Kramatjati, Jakarta, Jumat (3/11/2017).
Menurut Rusdi pemerintah harus bertanggungjawab memberikan skill serta menyediakan lapangan pekerjaan untuk mereka.
Rusdi mengapresiasi usulan Sandiaga untuk memberdayakan mantan pekerja Alexis lewat program One Kecamatan One Centre of Entrepreneurship.
"Ini artinya, kewajiban negara yaitu pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mencarikan pekerjaan, itu kewajiban Anies dan Sandi," ujar dia.
Izin Hotel dan Griya Pijat Alexis tidak diperpanjang oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta per 27 Oktober 2017.
Anies mengatakan izin Alexis tidak diperpanjang karena tempat tersebut dinaggap meresahkan masyarakat, salah satunya disinyalir ada kegiatan prostitusi.
"Perlu diketahui di Hotel dan Griya Pijat Alexis tidak pernah ditemukan pelanggaran, baik dalam bentuk narkoba maupun tindak asusila," kata Legal Corporate Alexis Group Lina Novita dalam jumpa pers di Hotel Lexis, Selasa (31/10/2017).
Lina berharap pemerintah memberikan solusi dan bimbingan agar usaha Alexis tetap berjalan dan seribuan pekerja tetap bisa mencari nafkah.
Tag
Berita Terkait
-
Profil Alex Tirta, Pemilik Hotel Alexis yang Dulu Ditutup Anies Baswedan
-
Menilik 'Menu Istimewa' Hotel Alexis, Surga Dunia yang Karam di Tangan Anies Baswedan
-
Bos Hotel Alexis Alex Tirta Kembali Diperiksa Terkait Kasus Firli Bahuri Jumat Besok
-
Dicecar Wartawan Jelang Pemeriksaan Kasus Pemerasan Pimpinan KPK, Begini Reaksi Alex Tirta
-
Mengenal Alexis, Hotel Milik Alex Tirta yang Ditutup Saat Anies Baswedan Berkuasa
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik
-
Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi