Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan menginginkan desain perbaikan trotoar di Jalan MH Thamrin sampai Jalan Jenderal Sudirman peninggalan dua pendahulunya, yakni Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat, diubah.
Anies ingin area trotoar bisa digunakan untuk kegiatan lain, selain difungsikan sebagai jalur pejalan kaki.
"Kami merencanakan desainnya di ubah. Begini, kami ingin trotoar ini ada area-area kebudayaan, kegiatan seni," ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Senin (6/11/2017).
Ia menjelaskan, sejumlah area trotoar di Jakarta nantinya bisa dijadikan tempat untuk kumpul warga, mulai bermusik hingga pertunjukan seni. Untuk itu harus ada pedestrian di Jakarta yang multifungsi.
"Dengan begitu, trotoar ini bukan sekadar tempat tanaman dan area untuk usaha, tapi justru untuk arena kegiatan kebudayaan, karena itu rancangannya harus diubah lagi, disesuaikan," jelasnya.
"Kalau trotoar ini sudah di lebarkan maka bisa di manfaatkan untuk interaksi ekonomi, interaksi budaya, interaksi sosial, itu yang harus muncul di trotoar kami," tambah Anies.
Usulan ini telah disampaikan Anies saat memimpin rapat pimpinan Senin sore. Ia telah meminta pihak terkait seperti Dinas Bina Marga untuk memberikan desain baru dalam waktu dekat.
"Itu tadi arahannya (di rapim), dan mereka akan melakukan penyesuaian minggu ini, akan kembali (memaparkan) dengan gambar," tandasnya.
Baca Juga: Partai Berkarya Buka Suara Soal Tommy dan 'Paradise Papers'
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan