Suara.com - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya tidak memberi izin penggunaan gedung untuk kegiatan Korps Putri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Jawa Timur yang sebenarnya telah mengundang Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa sebagai salah satu pembicaranya.
Rektor UIN Surabaya Abdul A'la saat dikonfirmasi, Sabtu (11/11/2017), mengatakan, tidak diizinkannya penggunaan gedung karena ada pemadaman listrik di kampus.
Kegiatan tersebut semestinya berlangsung hari ini. Ketua Korps Putri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Jawa Timur Nafisatul Qudsiyah mengatakan telah memesan gedung Aula UIN Surabaya sejak sebulan yang lalu, dengan menggandeng Dewan Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Filsafat di kampus setempat.
"Kegiatan berlangsung hari ini karena menyesuaikan jadwal Ibu Menteri Sosial," katanya.
Dia menegaskan undangan kepada Khofifah untuk menjadi pembicara pada acara ini adalah sebagai Menteri Sosial, bukan sebagai Calon Gubernur Jawa Timur.
"Selain itu Bu Khofifah adalah mantan Ketua Korps Putri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Pusat. Kami kader-kadernya ingin belajar kepada beliau sebagai perempuan inspiratif," ujarnya.
A'la menjawab konfirmasi melalui pesan di media sosial karena sedang berada di New Delhi, India, menghadiri acara konferensi internasional.
Dia menegaskan tidak diizinkannya penggunaan gedung yang telah dipesan pihak Korps Putri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Jawa Timur sejak jauh hari itu bukan karena alasan politik.
"Kebetulan pada hari ini ada pemadaman listrik di kampus karena perbaikan. Maka dengan alasan apapun tentu tidak bisa difasilitasi," katanya.
Baca Juga: Marquez Raih 'Pole Position' GP Valencia, Bakal Pasti Juara?
Terhadap para calon gubernur peserta Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur 2018, A'la malah menyatakan berkeinginannya memfasilitasi tempat untuk menyampaikan visi dan misi mereka.
"Nanti kalau sudah waktu kampanye akan kami upayakan kepada semua calon bisa menyampaikan visi, misi, dan program mereka di UIN Surabaya," ujarnya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha