Suara.com - Aparat Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur masih mengumpulkan informasi soal dugaan dokter Helmi, tersangka pembunuh istrinya, dokter Letty Sultri (46), pernah memperkosa karyawati di sebuah klinik.
Sebuah laporan, Helmi dipecat dari klinik tersebut. Namun, korban tidak sampai melaporkannya ke polisi.
"Nah, itu lagi kami gali. Itu kan baru isu, isu itu harus ada korbannya siapa," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Andry Wibowo kepada Suara.com, Minggu (12/11/2017).
Informasi sementara, kata dia, korban pemerkosaan diduga seorang karyawati yang bekerja di sebuah klinik di Jakarta Timur.
Namun, Andry menyampaikan, polisi masih mendalami informasi soal kasus tersebut.
"Apa mungkin itu terjadi di lingkungan kantornya kan perlu kami periksa," katanya.
Andry pun berharap agar korban yang mengalami pemerkosaan dokter Helmi segera melapor ke kepolisian.
"Kalau ada laporannya (pasti) kami telusuri," kata dia.
Dokter Helmi membunuh dengan dokter Letty dengan enam tembakan di tempat Letty bertugas di klinik Azzahra Medical Center, Jalan Dewi Sartika, RT 4. RW 4, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (9/11/2017).
Baca Juga: Meracau ke Wartawan, Polisi Yakin Kejiwaan Dokter Helmi Sehat
Menurut Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, Helmy membunuh istri karena menolak diceraikan.
Polisi pun telah menetapkan Helmi, yang membawa dua pucuk pistol, sebagai tersangka setelah ia menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya.
Helmi terancam dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.
Polisi juga menjerat tersangka dengan Undang-Undang Nomor 12 Darurat Tahun 1951 terkait penyalahgunaan senjata api.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026
-
Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC