Suara.com - Mantan anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat Ruhut Sitompul yakin sudah tidak ada lagi kejutan "perlawanan" yang akan ditunjukkan tersangka Setya Novanto setelah ditahan KPK dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.
"Nggak ada lagi, dia sudah terkejut-kejut, karena KPK sudah sangat profesional, jadi nggak ada lagi kejutan," ujar Ruhut kepada Suara.com, Senin (20/11/2017).
Itu sebabnya, menurut Ruhut, KPK tidak perlu khawatir untuk memproses ketua DPR yang juga ketua umum Partai Golkar itu.
"Tenang saja udah nggak ada kejutan lagi. KPK itu juga hebat kok, karena itu dicintai rakyat, apalagi dengan kejadian Novanto rakyat makin cinta dengan KPK," kata Ruhut.
Ketika ditanya apakah ada motif di balik Novanto mengatakan akan datang ke KPK -- sebelum kecelakaan pada Kamis (16/11/2017) -- Ruhut tidak tahu pasti.
"Kan kita tidak tahu dia mau menyerahkan diri atau tidak, yang jelas dia tabrakan, terus ketangkap di rumah sakit," kata Ruhut.
"Katanya mau menyerahkan diri, 'mau.' Kalau udah menyerahkan diri kan sudah sampai KPK. Kan belum sampai KPK kan. Dijalan masih ada amit-amit, masih ada setan yang lewat," Ruhut menambahkan.
Meskipun kini Novanto ditahan KPK (20 hari), proses hukum yang dilakukan Novanto terus berjalan. Novanto tetap meneruskan judicial review terhadap dua pasal dalam UU KPK. Pertama, Pasal 46 ayat 1 dan 2. Kedua pasal digugat karena dinilai mengesampingkan Undang-Undang Dasar 1945.
Perlawanan lainnya, mereka mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pengadilan telah menunjuk Aroziduhu Waruwu menjadi hakim tunggal untuk menyidangkan gugatan Novanto.
Sidang perdana akan dilangsungkan pada 30 November 2017. (Julistania)
Berita Terkait
-
Mengintip Rumah Setya Novanto di Kupang yang Dilelang KPK, Harganya Miliaran!
-
Pembebasan Bersyarat Setya Novanto Digugat! Cacat Hukum? Ini Kata Penggugat
-
Setnov Bebas Bersyarat, Arukki dan LP3HI Ajukan Gugatan ke PTUN Jakarta: Kecewa!
-
Terpopuler: Anak Setya Novanto Menikah, Gaji Pensiunan PNS Bakal Naik Oktober 2025?
-
Biodata dan Agama Rheza Herwindo, Anak Setya Novanto yang Nikahi Kerenina Sunny
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Wacana Prabowo Dua Periode Menguat, Begini Respons PKS Soal Pilpres 2029
-
NasDem Nilai Wacana Prabowo Dua Periode Masuk Akal, Approval Rating Hampir 80 Persen Jadi Dasar
-
Truk Terguling di S. Parman, Belasan Rute Transjakarta Terdampak Sore Ini
-
Pesan Prabowo untuk Thomas Djiwandono yang Resmi jadi Deputi Gubernur BI
-
Mantan Kepala LKPP Ungkap Aturan Harga E-Katalog dalam Sidang Dugaan Korupsi Nadiem Makarim
-
Ibu Korban Kecelakaan Maut di Singapura Masih Dirawat Intensif, Pengemudi Resmi Ditahan
-
Fakta Baru Kasus Pria Dikira Panggul Mayat, Biawak Gagal Dijual Dibawa Pulang Jalan Kaki
-
Terima Aspirasi Amnesty, DPD RI Dorong Penyelesaian Damai Konflik dan Penguatan HAM di Papua
-
Amnesty Internasional Laporkan Tragedi Gearek ke DPD: Heli Militer Diduga Serang Pemukiman
-
Pimpinan DPD RI soal Laporan Tragedi Gearek: Kekerasan di Papua Bukan Lagi Rahasia Umum!