Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Ade Komarudin, Rabu (22/11/2017). Selain Ade, KPK juga memeriksa pelaksana tugas Sekretaris Jenderal DPR Damayanti dan Pemilik Delta Energy Investment Company Made Oka Masagung.
Ketiganya diperiksa sebagai saksi untuk Setya Novanto yang sudah menjadi tersangka dalam kasus e-KTP tahun 2011-2012.
"Hari ini dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk penyidikan ksus e-KTP dengan tersangka SN, yaitu: Made Oka, Ade Komarudin dan Damayanti," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.
Febri mengatakan KPK terus memanggil saksi untuk memperjelas kasus yang melibatkan Ketua DPR tersebut. Namun, berbeda dengan pemeriksaan saksi terhadap tersangka lain, saksi-saksi yang diperiksa untuk Novanto tidak dicantumkan dalam daftar pemeriksaan.
"Setelah penahanan dilakukan, penyidik terus menggali dugaan peran SN di kasus e-KTP dan memperkuat konstruksi hukum kasus e-KTP," katanya.
Baik Ade, maupun Damayanti dan Made Oka sudah memenuhi panggilan KPK tersebut. Ketiganya datang terpisah. Damayanti terlebih dahulu disusul Made Oka, dan terakhir Ade Komarudin.
Ketiganya tidak memberikan keterangan dan langsung masuk ke dalam gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki