Suara.com - Juru bicara parlemen mengumumkan bahwa mantan Wakil Presiden Emerson Mnangagwa, akan naik menggantikan Presiden Zimbabe Robert Mugabe, yang telah menyatakan pengunduran dirinya.
Mugabe akhirnya menyatakan mundur dari kursi kepresidenan yang sudah diampunya selama 37 tahun per Selasa (21/11/2017).
"Mnangagwa akan dilantik sebagai presiden pada Jumat," kata Jacob Mudenda dalam konferensi pers, seperti dilansir Anadolu Agency, Rabu (22/11).
Mnangagwa yang disebut-sebut tengah berada di Afrika Selatan, diperkirakan akan tiba di Zimbabwe pada Rabu malam ini.
Sebelumnya diberitakan, Mugabe akhirnya mundur dari jabatannya tak lama setelah parlemen memulai proses pemakzulan untuk mengakhiri era kekuasaannya.
Presiden berusia 93 tahun itu sebelumnya selama satu pekan bersikeras mempertahankan jabatannya, meskipun militer mengambil alih kekuasaan. Mugabe juga dipecat dari partai pimpinannya yang berkuasa, ZANU-PF.
Pengunduran diri Mugabe dirayakan meriah di parlemen, ketika Ketua Parlemen Jacob Mudenda mengumumkan Mugabe sudah mundur. Dengan demikan, parlemen menghentikan proses pemakzulan.
Kejatuhan Mugabe yang tiba-tiba itu lebih karena berawal dari persaingan di antara kalangan elite berkuasa di Zimbabwe, yang ingin menggantinya, bukan dari aksi-aksi unjuk rasa yang menentangnya.
Baca Juga: Dicurigai Rusak Karangan Bunga untuk Novanto, Apa Kata Nikita?
Militer mengambil alih kekuasaan setelah Mugabe memecat sosok favorit ZANU-PF untuk menggantikannya, Emmerson Mnangagwa, untuk membuka jalan bagi istrinya, Grace (52 tahun), maju ke kursi kepresidenan.
Grace Mugabe oleh para penentangnya disebut sebagai "Gucci Grace" atas reputasinya yang kerap berbelanja barang-barang mewah.
Mnangagwa, mantan kepala keamanan yang dikenal sebagai "Buaya", diperkirakan akan mengambil alih jabatan sebagai presiden negara itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng
-
Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi
-
Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?
-
KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi
-
Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!
-
Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat
-
AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang
-
AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?
-
Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal