Suara.com - Pemerintah Provinsi Jakarta menganggarkan dana hibah Rp1.758.968.690.373 ke dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2018.
Suara.com menelusuri anggaran tersebut melalui situs apbd.jakarta.go.id terdapat 104 badan, lembaga, organisasi swasta, dan organisasi kemasyarakatan yang mendapatkan hibah.
Pemerintahan Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga yang pertama kali menganggarkan hibah untuk sembilan majelis taklim di Jakarta. Adapun kisaran hibah yang akan diberikan Rp15 juta sampai Rp25 juta.
Anies menjelaskan, pemerintah DKI menganggarkan dana hibah ke majelis taklim untuk mewujudkan dasar negara Pancasila.
"Indonesia ini berdasarkan Pancasila. Kami ingin semua kegiatan Juga bisa terfasilitasi. Baik kegiatan-kegiatan sosial, kegiatan budaya, kegiatan pendidikan, termasuk kegiatan keagamaan," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Kamis (23/11/2017).
Selain majelis taklim organisasi lain yang akan menerima kucuran dana dari DKI adalah Komando Resimen Mahasiswa sebesar Rp1 miliar, Laskar Merah Putih Rp500 juta, KWARDA Gerakan Pramuka Rp6,099 miliar, Bamus Betawi Rp5 miliar, Yayasan Kanker Indonesia Rp5,5 miliar, Legiun Veteran Rp500 juta.
Adapun hibah untuk Majelis Ulama Indonesia Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp7,2 miliar.
Dana hibah di RAPBD Jakarta 2018 mengalami kenaikan hampir Rp300 miliar dari APBD Perubahan tahun 2017 yakni Rp1.472.760.030.329.
Baca Juga: Pedagang Minta Dagang di Trotoar, Anies: Tidak Ada Janji Ya
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi