Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengumumkan pasangan calon yang akan diusung pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018, di Jakarta, Sabtu (11/11/2017). [Suara.com/Oke Atmaja]
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri tidak kaget ketika pertamakali mendengar keputusan Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak maju ke bursa pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur lewat partai lain.
"Ya itu Ibu Mega biasa saja. Ya namanya proses konsolidasi partai itu kan diuji komitmennya apakah dia menempuh jalan kesetiaan untuk rakyat atau jalan pribadi," kata Hasto di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (23/11/2017).
Emil merupakan anggota partai PDI Perjuangan. Setelah Emil menerima surat keputusan diusung bersama Khofifah Indar Parawansa oleh Golkar dan Demokrat, PDI Perjuangan langsung memecatnya.
Usai menghadiri acara di Cibubur tadi, wartawan menanyakan langsung kepada Megawati mengenai Emil. Megawati tidak tertarik untuk menanggapi. Dia malah menjelaskan soal pelatihan Badan Penanggulangan Bencana PDI Perjuangan.
"Orang kita nggak janjian loh ya," kata Mega.
Megawati langsung meninggalkan wartawan, menuju mobilnya.
Menurut Hasto, Emil sudah menentukan pilihan.
PDI Perjuangan sudah mengusung Saifullah Yusuf dan Abdullah Azwar Anas.
"Nah itu tentu saja pilihan - pilihan setiap manusia bebas mengambil keputusan dan juga keputusan itu posisi politiknya menjadi berbeda dan PDI Perjuangan akan menampilkan sebuah strategi, apalagi kita berkompetisi dengan Demokrat perlu seni tersendiri dalam berkompetisi dengan Demokrat," ujar Hasto.
"Ya itu Ibu Mega biasa saja. Ya namanya proses konsolidasi partai itu kan diuji komitmennya apakah dia menempuh jalan kesetiaan untuk rakyat atau jalan pribadi," kata Hasto di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (23/11/2017).
Emil merupakan anggota partai PDI Perjuangan. Setelah Emil menerima surat keputusan diusung bersama Khofifah Indar Parawansa oleh Golkar dan Demokrat, PDI Perjuangan langsung memecatnya.
Usai menghadiri acara di Cibubur tadi, wartawan menanyakan langsung kepada Megawati mengenai Emil. Megawati tidak tertarik untuk menanggapi. Dia malah menjelaskan soal pelatihan Badan Penanggulangan Bencana PDI Perjuangan.
"Orang kita nggak janjian loh ya," kata Mega.
Megawati langsung meninggalkan wartawan, menuju mobilnya.
Menurut Hasto, Emil sudah menentukan pilihan.
PDI Perjuangan sudah mengusung Saifullah Yusuf dan Abdullah Azwar Anas.
"Nah itu tentu saja pilihan - pilihan setiap manusia bebas mengambil keputusan dan juga keputusan itu posisi politiknya menjadi berbeda dan PDI Perjuangan akan menampilkan sebuah strategi, apalagi kita berkompetisi dengan Demokrat perlu seni tersendiri dalam berkompetisi dengan Demokrat," ujar Hasto.
Komentar
Berita Terkait
-
Jokowi Ungkap Alasan Tak Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi
-
Pertemuan Langka di Gedung Pancasila: Prabowo, Megawati, JK, hingga Ma'ruf Amin Kumpul Satu Meja
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru
-
Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan
-
Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula
-
DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko
-
Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru