News / Internasional
Senin, 20 April 2026 | 16:20 WIB
Viral tentara Israel hancurkan patung Yesus [Ist]
Baca 10 detik
  • Tentara Israel terekam menghancurkan patung Yesus di desa Dabel, Lebanon selatan, yang memicu kecaman keras dari masyarakat setempat.
  • Militer Israel mengonfirmasi keaslian video tersebut dan menyebut tindakan prajuritnya sebagai pelanggaran serius terhadap nilai-nilai militer mereka.
  • Komando Utara militer Israel sedang melakukan penyelidikan menyeluruh dan berkomitmen membantu pemulihan patung di lokasi kejadian tersebut.

Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan tentara Israel menghancurkan patung Yesus di Lebanon selatan viral di media sosial.

Insiden itu dilaporkan terjadi di desa Kristen Dabel, wilayah sektor tengah Lebanon selatan.

Militer Israel awalnya menyatakan akan memverifikasi rekaman tersebut.

Namun setelah pemeriksaan, mereka mengonfirmasi video itu asli dan menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius.

“Perilaku prajurit tersebut tidak sejalan dengan nilai-nilai yang diharapkan dari tentara kami,” kata juru bicara militer Israel dilansir dari Ynet.

Pihak militer Israel menegaskan kasus ini sedang diselidiki oleh Komando Utara dan akan ditindak sesuai hasil pemeriksaan.

Pasukan Israel siapkan invasi darat ke Lebanon. Tank pasukan Israel terlihat di daerah dekat perbatasan utara Israel dengan Lebanon pada Kamis (27/9/2024). ANTARA FOTO/Ayal Margolin/Xinhua/Spt.

Militer juga menyatakan akan membantu komunitas desa setempat untuk mengembalikan patung tersebut ke tempat semula.

Militer Israel menegaskan tidak ada niat untuk merusak simbol keagamaan atau infrastruktur sipil.

“Tidak ada maksud untuk merusak bangunan atau simbol agama,” lanjut pernyataan resmi tersebut.

Baca Juga: Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon

Sementara itu, koordinator forum Kristen di Tanah Suci, Wadie Abu Nassar, mengecam keras insiden tersebut.

Wadie menegaskan pentingnya penyelidikan menyeluruh dan mendorong agar pelaku diproses secara hukum jika terbukti bersalah.

“Tidak bisa diam terhadap pelanggaran seperti ini,” ujarnya. Ia juga meminta pengumpulan bukti dan pelaporan resmi guna memastikan akuntabilitas dalam kasus tersebut.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Dabel, Maroun Nassif, menyebut tindakan itu sebagai perbuatan memalukan yang melukai perasaan dan keyakinan religius masyarakat.

Load More