Jokowi dengan anak yatim. [suara.com/ Erick Tanjung]
Ada pemandangan yang berbeda pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H/2017 M di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/11/2017) malam. Kali ini Presiden Joko Widodo tidak hanya mengundang ketua lembaga tinggi negara, pejabat negara dan duta besar negara sahabat, tapi juga mengundang 50 anak yatim piatu dari Kota Bogor.
Yang lebih istimewa lagi adalah para anak yatim itu diletakkan pada tempat duduk di barisan terdepan.
Pengamatan suara.com, sebelum acara dimulai, tampak beberapa undangan berbincang dengan anak-anak yatim itu. Sesekali tampak ada yang bersenda gurau dengan mereka.
Saat acara berlangsung, anak-anak yatim itu mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tertib. Tampak sesekali mereka ingin melihat posisi Presiden yang berada sangat dekat dari mereka.
Usai acara, Presiden Jokowi menghampiri satu per satu anak-anak yatim yang hadir untuk bersalaman dan memberikan mereka bingkisan. Bingkisan itu berisi sejumlah buku tulis.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Peringati Maulid Nabi, Jokowi Ingatkan Dua Misi Kenabian
-
Terkendala Genset, Kongres Alumni 212 Batal di Asrama Haji
-
Soal Pengganti Ken Dwijugiasteadi, Menkeu Tunggu Keputusan Jokowi
-
Jokowi Mulai Cari Dirjen Pajak Baru Pengganti Ken Dwijugiasteadi
-
Jokowi Akui Peluang Bisnis Terbesar Kini Ada di Daerah
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara